Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Selama Liburan Lebaran, Layanan "Dokter on Call" di Pekanbaru Tetap Beroperasi
INDOVIZKA.COM - Selama hari libur atau cuti lebaran 1444 hijriah, layanan Dokter On Call yang merupakan Program Kunjungan Rumah Masyarakat Hidup Sehat (Kurma Manis) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tetap beroperasi.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, mengatakan bahwa layanan akan tetap beroperasi selama 24 jam.
"Walaupun cuti lebaran kita tetap beroperasi dalam layanan itu. Kita tetap siap 24 jam sehari," ujar Zaini Rizaldy, Rabu (19/4/2023).
Ia mengatakan tidak ada Puskesmas dan rumah sakit yang tutup selama libur hari raya tersebut. Sehingga layanan dapat tetap berjalan seperti biasa.
Ia mengimbau warga tidak perlu sungkan jika membutuhkan layanan dengan menghubungi nomor telepon berbayar di 0851-0731-1234 atau emergency call di 112.
"Layanan kita siap datang langsung ke rumah pasien. Jika bisa diobati ditempat akan langsung diobati, kalau tidak langsung dirujuk ke rumah sakit. Layanan on call kita gratis dan untuk pengobatan bisa dibayar dengan BPJS," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui program Pemko Pekanbaru telah meluncurkan program Kunjungan Rumah Masyarakat Hidup Sehat (Kurma Manis) atau yang dikenal dengan dokter on call 24 jam, di Puskesmas Sapta Taruna, Kecamatan Bukit Raya pada Senin (30/1/2023) lalu.
Program Kurma Manis ini diluncurkan langsung oleh Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun.
Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun mengatakan, program Kurma Manis untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan. Terutama dalam hal darurat, masyarakat dapat mendapatkan layanan kesehatan melalui call center.
"Kita sudah launching Kurma Manis, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan," ujar Muflihun.
Ia tak menampik program ini belum berjalan lancar 100 persen langsung. Akan tetapi, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan evaluasi untuk memaksimalkan layanan kesehatan di Kota Pekanbaru yang lebih baik.
"Kita yakin dan percaya ini belum 100 persen maksimal, namun kita sudah beranikan diri bersama Diskes, kita sudah berikan ruang komunikasi cepat kepada masyarakat terkait dengan kesehatan," katanya.
Ke depan kata Muflihun, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dari minggu ke minggu, bulan ke bulan, hingga nantinya program ini bermanfaat bagi masyarakat.
"Ketika masyarakat sakit, akan tetapi tidak bisa berkunjung ke dokter, tapi hari ini bisa ketika masyarakat menelpon call center kita, dan ini gratis," ungkapnya.
Ia berharap, dengan adanya program Kurma Manis ini, masyarakat Pekanbaru dapat merasakan fasilitas kesehatan yang ada di Kota Pekanbaru
.png)

Berita Lainnya
Gesa Vaksinasi di Daerah, Diskes Minta Peminat Vaksin Booster Moderna Bersabar
Sudah Dua Hari Dirawat, Balita Gizi Buruk Terbaring Lemah di RSUD Puri Husada Tembilahan
Hari ini Riau Bertambah 299 Positif Corona, Total 5.287 Kasus
Update Covid-19 di Riau: 1.823 ODP, 55 Pasien Dalam Pengawasan
2.830 Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Riau, Sembuh 1.345 orang
Camat Pulau Burung Inhil Benarkan Dua Warganya Reaktif Rapid Test Corona
Menkes Sebut Cakupan Vaksinasi Covid-19 Indonesia Penuhi Target WHO
Penelitian Denmark: Subvarian Omicron BA.2 Lebih Menular dari Varian Omicron Asli
Evaluasi Stunting, Pemkab Inhil Luncurkan Program ILP
Kenapa Setelah Olahraga Perut Terasa Mual? Sains Jelaskan
Dinkes Inhil Sebut Ada 8 Kelompok Yang Termasuk Dalam SPM HIV
Dinkes Inhil Ikuti Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Gerakan Pengukuran Dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Riau