Pilihan
Dugaan Kecurangan Pemilu di Penjara: Anggota DPR RI Gerindra Mencurigai Pergantian Kalapas
INDOVIZKA.COM - JAKARTA, Rapat kerja Komisi III DPR RI menjadi panggung pertanyaan yang menantang ketika anggota fraksi Gerindra, Wihadi Wiyanto, mengungkap dugaan kecurangan pemilu terkait serangkaian pergantian Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas). Dalam pertemuan dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, Wihadi menyuarakan kecurigaannya terhadap alasan di balik pergantian seluruh Kepala Lapas menjelang Pemilihan Umum.
"Pertanyaannya sekarang, ada apa ini dekat-dekat pemilu, Kalapas diganti semua," ujar Wihadi.
Wihadi menduga adanya pakta integritas yang disusun oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) kepada seluruh Kalapas, dengan maksud untuk memenangkan calon tertentu pada Pemilu mendatang.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Saya melihat di sini memungkinkan terjadi kalau di Lapas," tegas Wihadi.
Dugaan ini muncul karena di seluruh Lapas, menurut Wihadi, terdapat TPS Khusus di mana semua petugas pemungutan suara adalah sipir.
"Artinya itu gak perlu nyoblos, yang nyoblos sipir aja itu bisa," ungkapnya.
Wihadi menyoroti kerentanannya Lapas terhadap potensi penyalahgunaan suara dari para warga binaan. Meskipun belum ada bukti konkretnya, pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap integritas proses pemilu di dalam lembaga pemasyarakatan. Hal ini mendorong pentingnya memastikan bahwa pemilu berlangsung adil dan bebas dari intervensi di berbagai sektor, termasuk di dalam penjara.
.png)

Berita Lainnya
Resmi Diusung PAN Maju Pilkada Rohul, Erizal: Kado Ulang Tahun Terindah
Warga Dusun Beringin Tetap Padati Arena Kampanye Meski Hujan-hujanan
KPU Pastikan Tak Ada Pasangan Independen di Pilkada Dumai 2020
Ungkap Motif di Balik KLB Sibolangit, Moeldoko Minta Jangan Bawa-bawa Presiden
Gatot Nurmantyo Ungkap Dia Juga Ditawari Kudeta Demokrat, SBY Jadi Alasan Menolak
Isu Reshuffle, Ketua PKB Dapat Info 6-8 Menteri akan Diganti
Golkar Tarik Dukungan Pembahasan Revisi UU Pemilu
Meski Masa Jabatan Kepala Daerah Belum Berakhir, 9 Daerah di Riau Gelar Pilkada Serentak 2020
The Next Bupati Inhu? Inilah Sosok Ade Agus Hartanto
Gabung Bersama PAN, Intsiawati Ayus Targetkan Raih 100 Ribu Lebih Suara
Tak Bersengketa, Ini Jadwal Penetapan Calon Bupati Terpilih 4 Daerah di Riau
Surat Berisi Skenario Pelengseran GUS DUR Ditemukan Jurnalis