Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Warga Butuh Darah Segera, Muammar: PMI dan Pemerintah Harus Turun Tangan
INDOVIZKA.COM- Kebutuhan darah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau selama ini cukup tinggi, sedangkan persediaan darah di PMI terkadang tak tersedia.
Beberapa warga yang membutuhkan darah untuk keperluan cuci darah maupun pasca operasi selama ini mengeluhkan ketersediaan darah di PMI Inhil.
Akibatnya, warga Inhil terpaksa mencari ke beberapa rekannya atau meminta bantuan kepada komunitas atau melalui group WhatsApp yang selama ini peduli untuk donor darahnya.
"Saat istri operasi pihak rumah sakit minta agar disediakan kantung darah, setelah dimintakan ke PMI Inhil ternyata tidak tersedia, akhirnya saya minta bantuan kawan untuk rela mendonor," ujar salah satu warga di Kecamatan Keritang, saat berkeluh kesah dengan Wakil Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil, Muammar AR, Sabtu (10/2/2024) saat Reses.
Muammar berharap agar masyarakat yang membutuhkan darah di PMI bisa mendapatkannya dengan mudah dan gratis alias tidak dikenakan biaya apapun.
“Saya yakin sebagian besar pendonor darah ini secara suka rela dan penuh keikhlasan mendonorkan darahnya. Ketika masyarakat yang butuh, darah harus tersedia. Sebagai anggota Komisi IV membindangi masalah kesehatan ini saya berharap agar ke depan semua warga negara bisa dengan mudah mendapatkan darah. Karena hak hidup dan hak sehat seluruh warga negara atau masyarakat dijamin oleh negara,” paparnya.
Politisi yang dikenal vokal ini menekankan PMI harus aktif bekerja mensosialisasikan dan kegiatan donor darah secara rutin.
"Jika hanya terpaku menunggu kegiatan sosial sebuah instansi menggelar donor darah dalam even tertentu, kami rasa kurang efektif. Sedangkan darah wajib tersedia. Jika sudah tersedia, petugas PMI Inhil wajib segera menyalurkan kepada pasien yang membutuhkan," tegasnya.
Selain itu menurutnya, pemerintah Daerah juga harus turut andil mencari solusi agar masyarakat tidak merasa terhambat dalam kebutuhan akan darah.
"Pemerintah daerah juga harus memperhatikan keluhan masyarakat kita, mencari solusi agar masyarakat yang membutuhkan darah tidak terhambat, terkadang ketika warga butuh darah baru semuanya sibuk, sementara pasien harus segera di tolong," kesalnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya. Pertama, selain menjadi salah satu langkah mulia yang bisa menyelamatkan nyawa manusia, donor darah juga membawa banyak manfaat bagi pendonor itu sendiri.
"Dimana setelah mendonorkan darahnya, maka sel-sel darah merah dalam tubuh pendonor akan merepair dengan baik. Sehingga menghasilkan sel-sel darah baru lagi. Dengan begitu tubuh akan terasa lebih segar, sehat dan awet muda," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Jefry Noer Disebut Terima Uang Rp1,56 Miliar dari PT Wika
Aghi Ayo Onam dan Zora Kubu, LAM Riau Disuguhkan Lomang dan Srikayo
Pria Aniaya Imam Masjid Baitul Ar'sy karena Risih dengar Suara Mengaji
Safari Ramadhan Pemda Kampar, Kamsol di Batu Bersurat dan Azwan di Siberuang
Hasil Evakuasi DPKP Inhil, 2 Ekor Buaya dan 5 Ular Piton Diserahkan ke BBKSDA Riau
Dinsos Riau Pastikan 253.000 KK Sudah Terima Bansos Pusat
Sedang Merekap Hasil Penjualan, Jantanras Polres Inhu Ringkus Dua Bandar Togel
Ada Sop Janda di Grand Zuri Pekanbaru, Berminat?
Wabup Rohil Kecewa, ASN BPBD Belum Ada Masuk Kantor
Air Sungai Meluap, 120 Rumah dan 1 Masjid di Desa Rambah Tengah Hulu Terendam Banjir
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Pandu PTM Bagi Pengelola dan Dokter Puskesmas
Bioskop di Pekanbaru Kembali Buka, Upaya Dorong Pemulihan Ekonomi