Pilihan
MUI: Semua Pihak Harus Kompak Putuskan Lockdown
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta semua pihak kompak dan bersatu melawan penyebaran virus corona (Covid 19).
"Kita sangat mengharapkan agar para politisi, pimpinan partai dan pemerintah di negeri ini bisa menemukan kata sepakat, agar kita sebagai bangsa dapat menghentikan dan memutus mata rantai penularan virus ini secepatnya dan dengan sebaik-baiknya," kata Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, Minggu (29/3/2020).
Dia pun menuturkan, ada beberapa saran yang patut dipertimbangkan dan disepakati politisi dan pimpinan partai serta pemerintah terkait penanganan Covid 19.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Pertama, melakukan total lockdown di seluruh negeri, dan atau lokal lockdown untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan pertimbangan dari para ahli.
Kedua, realokasi terhadap seluruh atau sebagian anggaran infrastruktur yang ada untuk dipergunakan memutus mata rantai penyebaran Covid.
Ketiga, menunda penggunaan rencana anggaran pemindahan ibu kota 2020 ini seluruhnya, dan atau sebagiannya bagi dipergunakan untuk menolong ekonomi rakyat, dan memulihkan perekonomian nasional.
Keempat, dia meminta untuk mengalihkan seluruh, atau sebagian anggaran yang diperuntukkan desa dan kelurahan demi menolong rakyat setempat selama masa lockdown.
Kelima, memanggil para pengusaha besar dan mewajibkan mereka untuk memberikan bantuan bagi penanganan kasus Corona, dan mengatasi persoalan ekonomi yang dialami oleh masyarakat lapis bawah.
Keenam, menindak dengan tegas siapa saja yang tidak mematuhi anjuran dan ketentuan dari pemerintah tentang lockdown ini.
Dia menuturkan, lima hal tersebut perlu dipertimbangkan oleh para politisi, pimpinan partai dan pemerintah agar bangsa ini dapat keluar dari masalahnya secepatnya.
"Sehingga kita bisa dan dapat kembali berkonsentrasi penuh untuk membangun dan memajukan negeri yang sama-sama kita cintai ini," pungkasnya.**
.png)

Berita Lainnya
Sempat Dirawat Karena Diabetes, Jamaah Haji Pelalawan Dikabarkan Meninggal Dunia
Alhamdulillah 441 Jamaah Haji Asal Pekanbaru Pulang dengan Selamat
Usai Acara dengan KPK, Firdaus Langsung Tancap Gas Lepas CJH Kampar
Bupati Zukri Lepas 223 Jemaah Calon Haji Pelalawan ke Tanah Suci
Bupati Inhil Letakkan Batu Pertama RKB Ponpes Babussalam Desa Nyiur Permai
Sudah Dibuka Pelunasan Biaya Haji Reguler, Berikut Ongkos Provinsi Riau
Kapolda Riau Serahkan 249 Ekor Hewan Kurban Secara Simbolis
Tepuk Tepung Tawar JCH Rohil, Gubri Minta Jamaah Fokus Ibadah
Tahun Ini, Kabupaten/Kota Sepakat Tiadakan MTQ Riau
Pemprov Riau Masih Optimis Pemkab Pelalawan Bisa Gelar MTQ Provinsi
Kapolres Pelalawan Silahturahmi dengan PC NU, GP Ansor, dan Banser NU Kabupaten Pelalawan
Malam Ini UAS Bakal Tampil Tabliqh Akbar Pengajian Al Hidayah Kampar di Lapangan Merdeka Bangkinang