Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
"PKK Desa Sialang Panjang Gelar Sosialisasi Pangan Bergizi: Inovasi Mie Hijau dari Pekarangan"
INHIL, INDOVIZKA.COM- Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, menggelar kegiatan sosialisasi pangan bergizi melalui Program Pangan yang diinisiasi oleh PKK pada Pokja III, Sabtu (19/10/24).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan lokal, khususnya tanaman pekarangan, guna mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. Dengan tema "Pelatihan Membuat Mie Hijau Berbahan Lokal Pakcoy Hasil Tanaman Pekarangan," acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan warga desa.
Acara ini tidak hanya berfokus pada panen perdana tanaman hidroponik, tetapi juga melibatkan pelatihan membuat mie hijau menggunakan pakcoy, yang kaya nutrisi dan antioksidan.
Ketua TP-PKK Desa Sialang Panjang, Yulianti, S.Pd., M.Si., mengungkapkan, bahwa tujuan kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepada warga tentang pentingnya pangan sehat yang dapat dihasilkan dari pekarangan sendiri.
Selanjutnya, Yulianti menjelaskan, bahwa teknologi hidroponik dipilih sebagai solusi inovatif di desa yang sering dilanda banjir.
"Dengan seringnya banjir yang datang, bertani secara konvensional menjadi berisiko. Hidroponik adalah solusi yang lebih aman dan lebih cocok untuk kami di Sialang Panjang," jelas Yulianti.
Sistem bercocok tanam tanpa tanah ini memungkinkan warga tetap dapat bertani tanpa khawatir gagal panen akibat banjir. Dengan memanfaatkan nutrisi yang tepat, hidroponik dapat menghasilkan tanaman yang sehat dan berkualitas.
Selain itu, Yulianti, yang juga merupakan dosen dengan latar belakang pendidikan S2 Kimia, menyebutkan, bahwa keilmuannya sangat membantu dalam memahami nutrisi yang dibutuhkan tanaman hidroponik.
"Saya memang masih belajar, tapi ilmu kimia yang saya miliki mempercepat pemahaman saya tentang bagaimana mengatur nutrisi yang sesuai untuk tanaman. Hidroponik juga bisa dimulai dengan skala kecil di rumah," tambahnya.
Dalam pelatihan pembuatan mie hijau, warga diajarkan cara memanfaatkan pakcoy sebagai bahan baku yang kaya akan vitamin A, C, dan K, serta pewarna alami yang menyehatkan. Mie hijau pakcoy ini diharapkan bisa menjadi alternatif makanan sehat yang mudah dibuat dan kaya nutrisi bagi keluarga.
Sementara itu, Kepala Desa Sialang Panjang, M. Juber, menyambut baik inisiatif TP-PKK ini dan menyampaikan bahwa pemerintah desa mendukung penuh kegiatan yang memberdayakan masyarakat.
"Kami dari pemerintah desa sangat mendukung pelatihan ini karena tidak hanya meningkatkan keterampilan ibu-ibu, tapi juga menciptakan produk pangan sehat yang bermanfaat bagi keluarga," ujar M. Juber.
Ia menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga untuk menghasilkan produk pangan sehat bagi keluarga.
Melalui pelatihan ini, kata Juber, diharapkan warga Desa Sialang Panjang semakin sadar akan pentingnya pangan sehat dan mampu memanfaatkan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
"Program pelatihan serupa akan terus digelar dengan memanfaatkan bahan lokal lainnya untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa," imbuhnya.
.png)

Berita Lainnya
Truk ODOL Paksa Lewat Jalan Rusak di Rohil hingga Bikin Macet, Nyawa Warga Pun Tak Tertolong
Bupati Kampar dan Wabup Kembali Open House Raya Kedua Idul Fitri 1446 H
DPRD Riau Berharap Agustus Kepastian PI 10 Persen sudah Dapat Lampu Hijau
DPMPTSP Pekanbaru Catat 112 Rumah Makan Ajukan Permohonan Buka Sejak Awal Ramadan
GEMA PPI Inhil Dilantik, Rudiansyah Minta Pengurus Selalu Dukung Program Pemda
Bersama Warga, Satgas TMMD Kodim 0314 Inhil Gotong Royong Lansir Material
Di Inhil, Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh Sudah 4 Orang
Cagub Abdul Wahid digertak Pemuda Rumbai, Komit Siapkan Wadah Kreatif Bagi Pemuda Riau
Bupati Zukri Gotong Royong Bedah Rumah Di Kelurahan Sei Kijang
Komisaris Utama Targetkan BRK Syariah Berjalan Mulai Januari 2021
Hari Ini Giliran Nakes di Pekanbaru Disuntik Vaksin Covid-19
Demi Atasi Banjir, DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Tabrak Aturan Pusat yang Menyulitkan