Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Terlibat pada Pemekaran Kecamatan Pelangiran, Ferryandi Nilai Kelurahan Masih Tertinggal Infrastrukturnya
INDOVIZKA.COM - Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 2, Dr H Ferryandi ternyata ikut terlibat atas proses pemekaran Kecamatan Pelangiran dimasa lampau.
Hal itu diketahui ketika Ferryandi melakukan kampanye dialogis di GOR Badminton, Kelurahan Pelangiran Besar, Kecamatan Pelangiran, Selasa (5/11/2024) malam.
"Pada tahun 2000-an, kala itu saya memang belum menjadi anggota DPRD Inhil, tetapi saya konsultannya. Waktu itu, camat pertamanya yang ditunjuk adalah pak Sirajuddin," cerita Ferryandi sambil mengingat momen tersebut.
Bahkan Bang Ferry, sapaan akrab H Ferryandi, mengaku sangat hapal terhadap jalan lingkungan di Kelurahan Pelangiran dan sekitarnya. Sebab, Ketua DPRD Inhil periode 2019-2024 ini dahulunya cukup sering berkeliling melakukan kunjungan-kunjungan dan silaturrahmi, peninjauan serta tujuan positif lainnya.
Maka dari itu, Bang Ferry dapat membandingkan perkembangan Kelurahan Pelangiran tersebut, dari masa ke masa, terutama soal infrastruktur.
"Pelangiran ini kan kelurahan, dan selama 10 tahun terakhir, kelurahan tidak ada anggaran lebih seperti halnya di pemerintahan desa. Maka kedepan, jika kami dipercaya memimpin Inhil, akan kita siapkan anggaran yang sama seperti yang ada di desa," ucapnya.
Wacana itu disiapkan lantaran pembangunan di kelurahan dinilai tertinggal. Ferryandi prihatin, Kelurahan Pelangiran contohnya, semestinya juga dibangun secara berkelanjutan dengan anggaran yang maksimal.
Pada kesempatan itu, Paslon Fermadani juga memaparkan sejumlah program unggulan lainnya, seperti; satu Ekskavator untuk tiga desa/kelurahan, satu ambulan darat/laut untuk satu desa/kelurahan, berobat gratis, pendidikan gratis, hingga peningkatan UMKM.
"Kami ingin mensejahterakan masyarakat dari sektor utama kita, yakni perkelapaan/perkebunan, nelayan, hingga UMKM. Terutama soal perkebunan, kami ingin sekali memperbaiki hulu-hilir perkebunan kita ini melalui program satu ekskavator untuk tiga desa/kelurahan," paparnya.
Dengan demikian, dirinya mengajak kepada masyarakat Pelangiran untuk bersama-sama mewujudkan semua itu, tentulah dengan cara mencoblos nomor urut 2 untuk Bupati Inhil dan nomor urut 1 untuk Gubernur Riau.
"Kami sudah ikhlas melepas jabatan sebagai anggota DPRD Riau yang baru saja dilantik, tujuannya demi beribadah kepada Allah SWT dan mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Inhil. Kami juga memohon doa kepada bapak/ibu sekalian, kiranya mendukung dan mengajak sanak-family supaya bisa kompak menjatuhkan pilihan kepada Fermadani dan Bermarwah," pungkasnya. (rls)
.png)

Berita Lainnya
Datangi MK, Irving Kahar Arifin Nyatakan Tidak Terlibat Gugat Hasil PSU Pilkada Siak
Resmi Dilantik, DPAC dan Ranting PKB se Kecamatan Mandah Diisi 50 Persen Kaum Perempuan
Bawaslu Inhu Temukan 146 Amplop Berisi Uang Rp 50 Ribu
Pendaftaran Sudah Dibuka, Kepala Daerah Maju Nyaleg Harus Mundur
PKB Inhil Kembali Lakukan Aksi Lawan Corona di Kecamatan Keritang
Moeldoko Sebut Ada Tarung Ideologis Jelang 2024, PD: Sok Tahu dan Melantur!
Dr. H. Ali Azhar Sayangkan Ada Alat Peraga Kampanye Masuk ke Sekolah: Cederai Nilai Demokrasi
Setelah PDIP, H Dani Daftarkan Diri Calon Bupati Inhil ke Partai Demokrat
Hasil Muscab, Hambali Pimpin DKC Garda Bangsa Pekanbaru Periode 2022-2027
Charta Politika: Prabowo Ungguli Ganjar-Anies di Bursa Capres
Rangkaian Bakti Sosial Harlah PKB ke-22 Dapat Respon Positif Masyarakat
Fuad Santoso Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KNPI Riau