Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Saksi Dugaan Korupsi Rp1,6 M Baznas Inhil Sebut Sejumlah Nama, Termasuk Mantan Pj Bupati
INDRAGIRI HILIR, INDOVIZKA.COM- Kasus dugaan korupsi Rp1,6 miliar Program Paket Premium Ramadhan Bahagia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diselenggarakan 2024 terus bergulir, kini para saksi mulai bersuara.
Salah satu saksi, Pandam Pranowo Jati sudah dua kali memenuhi panggilan penyelidikan dan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Tembilahan mengatakan. Ia mengaku awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa paket sembako tersebut merupakan Paket Premium Ramadhan Bahagia Baznas Inhil.
Awal mula, ia mendapat Paket Premium Ramadhan Bahagia Baznas Inhil berawal dari ajakan temannya Ishak untuk membantu dalam penyaluran. Terlibat sebagai suplay atau yang mengatur verifikasi data Paket Premium Ramadhan Bahagia Baznas Inhil saudara Heru yang merupakan Pengawal Pribadi (Walpri) Pj Bupati H Herman.
"Saya diajak sama kawan untuk menyerahkan paket sembako untuk masyarakat. Saya tanya apa persyaratannya, katanya cukup foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," ujarnya kepada media, Kamis (14/11/2024).
Tidak hanya itu, ia mengaku sudah dua kali membantu menyalurkan. Dalam box paket premium Ramadhan Bahagia Baznas Inhil, seingatnya ada berbagai kebutuhan seperti kopi, susu, teh, beras, gula, minyak goreng , sarden, milo, dan kurma.
Bahkan di dalam box Paket Premium Ramadan Bahagia Baznas Inhil, pada saat penyaluran pertama sekitar 189 box dan terdapat kain sarung. Kemudian penyaluran kedua sekitar 80 box dan terdapat Curriculum Vitae (CV) atau yang lebih dikenal riwayat hidup Pj Bupati Inhil, H Herman yang berbentuk seperti kalender.
Ia menilai kain sarung yang ada saat penyaluran pertama, penyaluran kedua digantikan dengan CV Pj Bupati Inhil, H Herman.
"Paket sembako itu didistribusikan setelah hari raya Idulfitri tahun 2024. Kita puasa Maret, sementara paket sembako ini didistribusikan Mei, jadi kami bingung tapi karena masyarakat sudah berharap ya sudah kita bagikan saja. Data mereka sudah diverifikasi oleh Pj Bupati," ucapnya.
Ia sudah membuka informasi tersebut saat dimintai keterangan oleh pihak Kejaksaan Inhil secara terang-terangan sesuai dengan kejadian di lapangan.
.png)

Berita Lainnya
Pasca Idul Fitri 1442 H, Harga Bahan Pokok di Inhil Terbilang Stabil
Wabup Kunjungi Warga Kurang Mampu, Berikan Bantuan Modal Usaha dan Sembako
Pemda Inhil Terima Penghargaan Terbaik Pertama dari Kemenkeu RI
Peringatan HPN 2024, Bupati Kasmarni Dianugerahi Pin Emas dari JMSI Riau
Abdul Wahid Temui Plt Rektor, Diskusi Tentang IKA UIN Suska
Tinjau Pembangunan Jalan Pulau Kijang-Sanglar, Pj Bupati Erisman Yahya Kecewa Terhadap Kinerja Kontraktor
Komut Bank RKS Sebut Sudah Ada Calon Dirut, Kandidatnya Anak Jati Riau
Gubernur Riau Buka Pelatihan Jurnalistik AMSI Riau
Gaji Pegawai Honor dan Uang Listrik Belum Dibayar Akibat UP Pemkab Inhil yang Belum Cair
Pelunasan Haji 2025 Dimulai, 189 Jemaah Riau Lunasi Biaya di Hari Pertama
Rekrutmen Direktur Anak BUMD Siak Dinilai tak Tertib Aturan
Tanggal 6 Mei Larangan Mudik Mulai Berlaku, Sekda Kampar: Jika Masih Ada yang Mudik Disuruh Putar Balik