Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pasca Polemik di Blora, Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau Himbau Jajarannya Menjaga Kondusifitas
PEKANBARU - Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan GRIB Jaya Provinsi Riau menghimbau jajarannya menjaga kondusifitas pasca polemik ormas yang terjadi di Kabupaten Blora.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau, H Arsadianto Rachman saat konfirmasi mengatakan bahwa mendukung Polri khususnya Polda Riau dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif. Pemuda Pancasila Riau akan bersinergi dengan semua pihak untuk mencipta rasa aman di Provinsi Riau.
"Masyarakat jangan untuk tidak mudah terprovokasi berita hoaks yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan," ungkap H Arsadianto, Kamis (16/01/25).
Hal senada disampaikan Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Riau, Irfan Raja Kumala yang menghimbau jajarannya untuk tidak melakukan aksi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
"Kejadian di Blora adalah kesalahpahaman dan sudah diselesaikan dengan baik," terang Irfan.
Kedua belah pihak sepakat mengendalikan menjaga kondusifitas di Provinsi Riau karena keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.
(red)
.png)

Berita Lainnya
Parah! Orang Kaya Ikut Daftar Jadi Penerima Bantuan Covid-19
Yakin Ada Harapan, Pengurus PKS Riau Turun ke Inhu Menangkan Rizal-Yoghi di PSU
150 Ahli Waris di Pekanbaru Mengajukan, Namun Santunan Rp15 Juta Pasien Covid-19 Meninggal sudah Dihapus
3 Tahun Rusak Parah, Jembatan Penghubung di Desa Lukit Akhirnya Dibangun
Di PHK, Puluhan Karyawan Demo PT BPLP Sinarmas Enok
Sekdako: Pelayanan Sudah Normal, Hanya Terganggu 2 Hari Saja
Warga Inhil Kembali Jadi Korban Keganasan Buaya
Dua Hari Padam Bergilir, 100 Persen Listrik di Riau Menyala Kembali
Dapat Dukungan Mayoritas Pengurus, Muridi Susandi Digadang-Gadang Bakal Calon Ketua PW IWO Riau
DCS Anggota DPRD Kampar Resmi Diumumkan, KPU Minta Masukan dan Tanggapan Masyarakat
Korem 031/Wira Bima Terima Hibah Bangunan Wisma
Gubri Syamsuar Target Tuntaskan Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal di Akhir Masa Jabatannya