Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Bersenjata dan Brutal! Komplotan Perampok BRILink di Rohil Diringkus Polisi
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM– Tim gabungan Polda Riau dan Polres Rokan Hilir berhasil menangkap enam pelaku perampokan bersenjata yang menggemparkan warga di agen BRILink di Jalan Lintas Riau-Sumut, KM 21, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir. Peristiwa ini terjadi pada Senin (3/2/2025) dan akhirnya menemui titik terang setelah penyelidikan intensif.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, mengungkapkan bahwa para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap seorang pelaku berinisial S di Kecamatan Bagan Sinembah pada Selasa (18/2/2025) pukul 14.00 WIB.
Setelah dilakukan interogasi, S mengakui keterlibatannya dan menyebut lima rekannya dalam aksi ini," ujar Kombes Anom, Sabtu (22/2/2025).
Para pelaku yang berhasil diamankan adalah H alias Wak Ondut (56), S alias Tino (29), SR alias Ayu (36), S alias Wondo (38), MI alias Markarius (30), dan BA alias Berangin (44). Di antara mereka, satu pelaku merupakan seorang perempuan berinisial SR.
Kombes Anom merinci tugas para pelaku dalam perampokan tersebut,S alias Tino. Bertugas memantau situasi sekitar BRILink sebelum beraksi dan ikut dalam eksekusi korban.
S alias Wondo pemegang senjata Air Soft Gun yang digunakan saat merampok, serta menembak istri korban. MI alias Markarius menjemput para pelaku menggunakan mobil Xpander hitam serta menyediakan sarung tangan, masker, dan jaket.
SR alias Ayu ikut dalam penjemputan dan menunggu di dalam mobil saat aksi berlangsung. H alias Wak Ondut berperan sebagai informan yang menggambar lokasi target. BA alias Berangin: Masuk ke dalam warung korban dan mengambil tas berisi uang, mesin EDC, dan ATM.
Aksi perampokan terjadi saat korban, Rukun Sinulingga, dan istrinya, Saten Maria Ginting, hendak menutup usaha BRILink mereka. Tiba-tiba, tiga pelaku turun dari mobil Toyota Avanza hitam. Dua orang langsung masuk ke toko dan menembakkan senjata tiga kali ke arah Saten Maria. Salah satu pelaku kemudian menembak kaki Rukun dua kali sebelum menyeretnya ke tempat penyimpanan minyak.
Mereka menodongkan senjata ke kepala korban dan mencekik leher korban. Lalu berteriak meminta tas berisi uang.
Karena ketakutan, Saten Maria menyerahkan tas berisi uang tunai sekitar Rp50 juta, 11 kartu ATM, dan mesin BRILink. Setelah berhasil membawa barang rampasan, para pelaku melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi terluka.
Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Xpander hitam dan senjata Air Soft Gun yang digunakan saat beraksi.
"Saat ini para pelaku telah diamankan di Polres Rokan Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tutup Kombes Anom.**
.png)

Berita Lainnya
Disperindag Pekanbaru Tegur 3 Pangkalan LPJ Karena Jual Gas di Atas HET
Penyebab Kecelakaan Kerja PT PHR Masih Diinvestigasi
Usai Tebas Leher Istri Karena Cemburu, Suami di Riau Ditemukan Gantung Diri
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Pria di Bengkalis Molotov Rumah Wanita Pujaan
Tabrakan Sepeda Motor vs Truk, 1 Meninggal Dunia
Korban Meninggal Tanah Longsor di Natuna Bertambah Jadi 46 Orang, 9 Orang Masih Hilang
DPRD Siak Temukan Pelanggaran SOP Pada Kasus Ledakan di PT BSP
Oknum Kepsek di Tembilahan Hulu Diduga Sering Chat Tak Senonoh dengan Siswinya
Travel Tembilahan-Keritang Alami Kecelakaan di Tikungan
Penumpang Panik, Kapal MV Dumai Line 9 Seruduk Pantai Mangrove
Seorang Balita Tewas Usai Jatuh ke Dalam Parit Bekas Galian Alat Berat
Ini Cerita Korban Selamat Saat SB Evelyn Calisca 01 Terbalik