Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Abdul Wahid Minta Pelayanan Listrik Daerah Pesisir Hidup 24 Jam
JAKARTA- Anggota DPR RI H. Abdul Wahid meminta pelayanan listrik di kawasan pesisir untuk dapat hidup 24 jam saat menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur PLN Zulkifli zaini yang dilakukan secara virtual Rabu, (22/4/2020).
Dalam kesempatan menyampaikan tanggapan terkait kebikakan PLN yang meberikan pemotongan tarif listrik selama 3 bulan pertama akibat wabah pandemi covid-19, Abdul Wahid memyampaikan banyak keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan listrik yang sangat mereka butuhkan selama wabah ini berlangsung.
"Saya hanya ingin menanggapi mengenai pelayanan listriknya saja, di daerah pesisir khususnya kawasan pesisi riau masih banyak daerah yang listriknya hidup hanya malam hari, hidup pukul 5 sore dan mati pukul 7 pagi, sementara mereka harus WFH, belajar secara daring dan diharuskan belajar melalui media TVRI dan kegiatan lainnya," ungkap Anggota FPKB ini.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Lebih lanjut Wahid berharap PLN dapat meningkatkan pelayanan itu, terlebih dampak covid-19 tidak tahu akan sampai kapan berlangsung.
"Jadi saya berharap pak Dirut, pelayanannya ditingkatkan agar mereka khususnya dapat mengukuti anjuran dan kebijakan pemerintah untuk stay at home, belajar dan beraktivitas dirumah" lanjut Legislator Muda PKB ini.
Jadi, tambah Wahid , tidak hanya dari sisi kebijakan mengurangi tarif saja, tetap pelayanannya juga ditingkatkan.
"Saya banyak mendapatkan laporan daru guru-guru, wali murid dari daerah seperti inhil, rohil dan daerah pesisir riau khususnya, mereka susah belajar mengajar secara daring, jika fasilitas tidak mendukung," tutup Wahid.
.png)

Berita Lainnya
1.500 Guru Bantu di Riau Jadi Peserta Program BPJS Ketenagakerjaan
IDI Tegaskan Hanya Akan Divaksin Setelah Izin BPOM Keluar
Nikah di Rumah Ibadah Diperbolehkan Lagi, Maksimal Dihadiri 30 Orang Saja
Uang Kripto: Aset Digital Belum Jadi Alat Tukar Sah di RI, tapi Bisa Dicairkan
Habib Rizieq Shihab Minta Dibebaskan Jika Peristiwa Kerumunan di Seluruh Indonesia Tidak Diproses Hukum
Kapolri Ajak Semua Pihak Ciptakan Alam Demokrasi yang Lebih Baik
Anggota DPRD sebut hukuman untuk Ahok hanyalah pemakzulan
Ini Besaran Insentif untuk Tenaga Medis Tangani Pasien Corona
Muhaimin Iskandar Kampanyekan Islam Rahmatan Lil Alamin ke Organisasi Parpol Dunia
Abdul Wahid Minta PLN Berikan Keringanan Tagihan Listrik yang Membengkak Selama Covid-19
Honorer Mau Diangkat Jadi PNS Mulai 2023, Ini Syaratnya
Hati-Hati!! Jalan Lintas Riau - Sumbar Longsor Lagi