Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
Tewas dengan pedang menusuk mata, ini kata-kata terakhir Arifin
Keluarga siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang, Ahmad Arifin, yang tewas setelah wajahnya ditusuk samurai oleh siswa SMK Yuppentek dalam tawuran sempat merasakan firasat atas musibah yang terjadi. Sebelumnya, korban sempat mengatakan kepada keluarganya bahwa dia ingin pergi jauh.
"Semalem dia bilang mau pergi jauh. Enggak tahu maksudnya apa. Mungkin itu tanda-tanda dia," kata kakak Ipar korban, Abdul saat ditemui di ruang jenazah RSUD Kota Tangerang, Senin (6/4).
Menurut Abdul, adik iparnya memiliki sifat penurut dan patuh kepada orang tuanya. Sebelum berangkat sekolah juga, anak bungsu dari delapan bersaudara ini masih berpamitan seperti biasa kepada ibunya.
"Kalau di rumah sih dia baik, nurut. Enggak nyangka juga bisa kejadian kayak gini sama dia," imbuh Abdul. Rencananya, keluarga akan membawa jenazah korban pulang malam ini dari RSU Kota Tangerang untuk segera dimakamkan di dekat tempat tinggalnya.
Sebelumnya, korban bersama teman-temannya dari SMK PGRI 2 sedang nongkrong di taman Cikokol. Lalu rombongan SMK Yuppentek datang menyerang mereka. Korban langsung dikeroyok dan dibacok dengan samurai mengenai bagian alis mata kanan, katanya.
Aksi tawuran tersebut berhenti ketika petugas Polsek Tangerang tiba di lokasi. Kemudian yang mengalami luka serius dilarikan oleh petugas ke RSU Kota Tangerang. Korban ditolong dalam keadaan (pedang) samurai masih menancap di alisnya.
.png)

Berita Lainnya
Antisipasi PPDB Sistem Zonasi, Disdik Riau Akan Tampilkan Alamat Calon Siswa Dalam PPDB
Kejati Usut Dugaan Korupsi Pengadaan UNBK di Disdik Riau
Dibuka 23 Maret 2022, Begini Cara Daftar LTMPT untuk Ikut SBMPTN dan SNMPTN
Fekon UNISI Gelar Workshop Penguatan dan Pengembangan SDM Mahasiswa dan Alumni
Jadwal Terbaru Seleksi PPPK Guru Tahap II Mulai Besok 15 November
Kemendikbud: Lulusan SMK Bisa Dapat Gelar D2
Kemendikbudristek Larang Sekolah Tambah Hari Libur Khusus Nataru
Dewan Guru Besar Minta Rektor UI Meratifikasi Permendikbud 30
HMI Cabang Tembilahan Lantik Kepengurusan Baru Komisariat Persiapan FIAI-UNISI
Biaya Makan Hanya Rp45 Ribu Per Hari, Komisi V: Bukan Prestasi Malah Kesehatan Terganggu
Mendikbud Tegaskan Orangtua Berhak Menolak Anak Sekolah Tatap Muka
167.000 Anak Putus Sekolah di Riau Jadi Perhatian Khusus, Tim Satgas Pantas Disdik Riau Lakukan Verifikasi Data