Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Bentuk Kepedulian Bencana di Sumatera, Pagi Ini Bupati dan Rombongan Antarkan Bantuan ke Sumbar
BANGKINANG KOTA, INDOVIZKA .COM- Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Hj Dr Misharti sangat peduli terhadap korban bencana alam yang terjadi di wilayah Pulau Sumatera. Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Daerah Kabupaten memberikan bantuan langsung kepada para korban bencana.
Bantuan yang akan diberikan ini diantarkan langsung oleh Bupati Kampar H Ahmad Yuzar bersama dengan pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Sabtu (13/12/2025) pagi tadi telah berangkat menuju Provinsi Sumatera Barat.
Sebelum keberangkatan ke Sumbar, Bupati Kampar, Penjabat Sekretaris Daerah kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Forkopimda dan pejabat yang hadir terlebih dahulu mengikuti acara pelepasan, berempat di Bagian Depan Aula Balai Pendopo, Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, kabupaten Kampar.
Bupati Kampar memimpin langsung acara pelepasan dan sekaligus ikut mengantarkan bantuan berupa barang ke beberapa titik lokasi yang telah ditetapkan.
Keberangkatan ke titik lokasi bantuan ini, rombongan Bupati Kampar dikawal langsung oleh mobil patwal dari Polres Kampar mulai dari titik start hingga titik tujuan.
Titik fokus bantuan tahap awal ini diantarkan langsung ke daerah kabupaten/kota yang berdekatan dengan kabupaten Kampar yaitu provinsi Sumatera Barat. Untuk di provinsi Sumbar lokasi yang bakal di sambangi oleh Bupati Kampar dan rombongan pejabat, tokoh masyarakat.
Bantuan yang dibawa oleh Pemda kabupaten Kampar ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari pemerintah, stakeholder dan berbagai unsur lapisan masyarakat terhadap saudara yang mengalami musibah dari bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Bupati Kampar H Ahmad Yuzar menjelaskan, bahwa seluruh bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat di kabupaten Kampar untuk membantu para korban bencana alam yang terjadi kemarin. Bantuan ini dapat terkumpul berkat kepedulian dan solidaritas dari para ASN, pengusaha, organisasi dan seluruh elemen masyarakat di kabupaten Kampar.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat kabupaten Kampar. Bantuan ini tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi merupakan wujud nyata dari seluruh pihak di kabupaten Kampar. Masyarakat kabupaten Kampar ikut merasakan duka yang dialami oleh saudara-saudara kita di Sumatera Barat," jelasnya.
Harapan Bupati Kampar bahwa bantuan yang diberikan ini tentunya dapat memberikan manfaat langsung dan bisa mengurangi beban masyarakat yang menjadi korban bencana alam.
"Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban dan bisa meringankan beban moril agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi musibah ini," harapnya.
Saat ini, Bupati Kampar dan rombongan sudah berada di provinsi Sumbar untuk mengantarkan bantuan dari kabupaten Kampar ke titik lokasi banjir bandang dan tanah longsor.
.png)

Berita Lainnya
Rumah Warga di Ukui Satu Terbakar Saat Ditinggal Pemilik, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Gelar Sosialiasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Tembilahan Perkenalkan 2 Inovasi Peraturan Terbaru Ditjen Imigrasi
Listrik PJU Diputus, DPRD Panggil Dinas Perhubungan Pekanbaru
Cegah Covid-19, Polres Inhil Optimalkan PPKM Berbasis Mikro
Bupati Inhil Surati Inspektorat Soal Tunda Bayar, Hj Irianti : Senin Ini Mulai Diaudit
Diskusi Bersama Ketua Asosiasi dan Pimpinan Redaksi Media, Kapolda Ajak Untuk Jadikan Riau Lebih Baik
Bertolak ke Bengkalis, Rombongan PWI Inhil Siap Sukseskan Konferprov XV PWI Riau
PSBB di Riau Berakhir, Wagubri: Tetap Jalankan Protokol Kesehatan
Kabupaten Pelalawan Raih Terbaik I Penyumbang Investasi Terbesar se-Riau Tahun 2024
Belum Ada Oknum Yang Tertangkap Tangan, Kasatpol PP Pekanbaru Mengaku Sulit Identifikasi Pelaku LGBT
Pj.Gubernur Riau didampingi Pj.Bupati Inhil menyerahkan Bantuan Warga yang terdampak banjir kemuning.
Sekdako: Pelayanan Sudah Normal, Hanya Terganggu 2 Hari Saja