Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Menkeu Salurkan Rp3,14 Triliun untuk Gugus Tugas Covid-19
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengalokasikan anggaran setiap Kementerian dan Lembaga dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan perincian realokasi dana cadangan Kementerian Kesehatan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mencapai Rp3,14 triliun.
Anggaran Rp3,14 triliun antara lain digunakan untuk penyaluran alat pelindung diri (APD) sebanyak Rp250 miliar, penyediaan alat kesehatan Rp51 miliar, dukungan operasional petugas kekarantinaan dan penyelidikan epidemologi Rp15 miliar, dan penyediaan bahan medis habis reagen dan yang lainnya sebesar Rp20 miliar.
Adapun, untuk tahap pertama telah disalurkan dana sebesar Rp336,1 miliar kepada Gugus Tugas Covid-19. "Kementerian dan lembaga dan pemda ada refocusing ke sana. Kita juga potong anggaran untuk konsolidasi fiskal karena ada belanja yang tidak bisa direalisasikan di tengah Covid-19," kata Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Dia melanjutkan, untuk penyaluran tahap 2 yakni mencapai Rp2,78 triliun, sudah tersalurkan dana hingga Rp975 miliar yang digunakan untuk penyediaan alat kesehatan, APD, dan lainnya.
"Penyaluran dana itu juga diterima Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes yakni mencapai Rp2,18 triliun yang digunakan untuk penggantian klaim perawatan rumah sakit Rp975 miliar," urainya.
Dia menambahkan, untuk Pusat Krisis Setjen Kemenkes juga telah disalurkan dana sebesar Rp600,17 miliar untuk penyediaan APD, mobilisasi tim dan pengiriman logistik penanganan Covid-19.
"Anggarannya ini direalokasikan untuk belanja bidang kesehatan, APD, serta meningkatkan kapasitas rumah sakit-rumah sakit, rapid test, dan lainnya," pungkasnya.
(ind)
.png)

Berita Lainnya
Kejaksaan Agung Naikkan Kasus Satelit Orbit 123 Kemenhan ke Penyidikan
Reaksi Ainun Najib Usai Diminta Presiden Pulang ke Tanah Air
Wapres Janji Pemerintah Akan Terus Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Masyarakat Desak PTUN Jakarta Tolak Gugatan PT TUM
Pinjol Ilegal Resahkan Warga, OJK Riau Angkat Bicara
Rapat Pleno Diperluas PWI Pusat-Dewan Kehormatan Sepakat Akhiri Persoalan Internal
Pro Kontra Tapera, Begini Respon DPRD Riau
Ini Cara Mencairkan JHT 100 Persen Sebelum Aturan Baru berlaku
JK Prediksi April Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 2 Juta
Terkait Penghinaan Lagu Indonesia Raya, BPIP: Ini Tidak Bisa Dibiarkan
Bakal Dihapus di 2023, Tenaga Honorer: Itu Namanya Kejam
Dukung Peningkatan Kualitas Pekerja, Menaker Tawarkan 21 BLK ke F-SBPU untuk Jalani Pelatihan Kerja