Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar
BANGKINANG KOTA, INDOVIZKA . COM- Tim Gabungan bersama masyarakat sampai hari Jum'at (15/05/2026) pagi ini masih terus melakukan pencaharian terhadap korban yang tenggelam saat mandi di sungai Kampar, di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Korban yang tenggelam bernama Rahmadani (13), jenis kelamin laki-laki.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar H Azwan saat dikonfirmasi, Jum'at pagi ini dari Bangkinang Kota, menyampaikan bahwa saat ini masih dilakukan pencaharian oleh Tim Gabungan dan masyarakat.
"Masih pencaharian hari kedua Tim Gabungan," ungkapnya singkat karena sedang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BNPB di Bogor.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kedaruratan dan Logistik Ade Chandra Lukita menambahkan bahwa Satgas dari BPBD kabupaten Kampar bersama Tim Gabungan dan masyarakat pagi sekitar pukul 09:58 WIB telah dimulai lagi melakukan pencaharian pada hari kedua terhadap korban tenggelam di sungai Kampar atas nama Rahmadani.
"Kejadian hari pertama kemarin hari Kamis, tanggal 14 Mei 2026, siang. Berdasarkan laporan yang masuk ke kami, sekitar pukul 13:29 WIB. Setelah dilakukan pencaharian malam tadi operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan pada pagi ini," kata Ade.
Kemudian, lanjut Ade, pencaharian dilanjutkan pada pagi ini sekitar pukul 07:00 WIB sudah dilakukan Brefing dan sekitar pukul 08:00 WIB, Satgas Gabungan telah melakukan pencaharian dengan penyisiran untuk pagi ini.
"Titik pencaharian dengan penyisiran dititik fokuskan dalam 2 (Dua) bagian operasi. Pertama, melakukan penyisiran dengan area penyisiran diperluas atau diperpanjang 1 Kilo Meter (KM) dari lokasi kejadian korban diduga korban terakhir terlihat. Kemudian dengan metode kedua adalah dengan melakukan penyelaman dibawah kerambah-kerambah yang ada dibelakang kita yang mana korban bisa jadi tersangkut di kerambah-kerambah yang ada dibelakang kita saat ini," jelasnya.
Disebutkan, bahwa saat ini petugas-petugas gabungan masih melakukan penyisiran mengingat kondisi sungai air sudah mulai mengalami kenaikan dan terjadi kecepatan arus yang cukup signifikan di pagi hari ni, ditambah kondisi cuaca yang mulai mendung dan sudah mulai gerimis dilokasi.
"Demikian laporan kami, jika ada perkembangan-perkembangan lagi akan dilaporkan kembali," ujarnya mengakhiri.
.png)

Berita Lainnya
8 Orang Diamankan Polisi Dalam Kerusuhan Pergudangan Platinum Pekanbaru
Dua Ekor Gajah Liar Rusak Tanaman Sawit Warga Inhil
Breaking News! Kantor Bupati Indragiri Hilir Dilalap Api, Asap Tebal Membubung
1 Warga Riau Tunda Kepulangan dari Sudan
Speed Boat Karam di Parit 21, Kapolres Inhil Sebut Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran Hebat di Jalan Meranti, Warga Panik Evakuasi Penghuni Rumah
Inhil Kembali Ditimpa Musibah Kebakaran, Kali ini di Kateman
Ratusan Mahasiswa Universitas Brawijaya Keracunan, Ini Penyebabnya
SAR Pekanbaru Turunkan Tim Cari Warga Malaysia Yang Hilang Tenggelam di Perbatasan Laut Indonesia
Warga Inhil Kembali Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai
Si Jago Merah Lahap 4 Unit Rumah di Lorong Suwito Tarjo
Lansia Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai Kampar