Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Si Jago Merah Lahap 4 Unit Rumah di Lorong Suwito Tarjo
INDOVIZKA.COM,- Sebanyak 4 unit rumah hangus dan 2 unit 2 di jalan M Boya , Lorong Suwito Tarjo rusak berat akibat dilahap si jago merah, Sabtu (19/11/22).
Peristiwa ini diketahui oleh warga sekitar pukul 09.30 wib pagi ini diperkirakan akibat adanya korsleting listrik dari rumah salah seorang warga yang rumahnya terbakar.
Bersama warga, anggota Polres Inhil yang berada di lokasi kejadian, saling bahu membahu dengan Damkar dan BPBD dan instansi lainnya untuk membantu memadamkan api.
Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kasi Humas AKP Liber Nainggolan mengatakan untuk mempercepat pemadaman api yang terjadi, anggota Polres Inhil ikut bergotong royong memadamkan api di Jalan M Boya Tembilahan.
”Sejumlah personil kita yang ada di lokasi kejadian, dengan sigap ikut bergotong royong memadamkan api ,” pungkasnya.
Ia mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat percikan api di salah satu rumah yang terbakar.
"Setelah melihat api dari meteran listrik, Ia berteriak untuk memberitahu kepada pemilik rumah untuk segera menyelamatkan diri dari api yang mulai membesar," ujarnya.
Saksi tersebut juga mematikan meteran listrik rumahnya dan menuju ke dapur untuk mencabut selang kompor gas.
"Sementara warga lainnya langsung memadamkan api dengan alat seadaanya. Sekitar 15 menit kemudian tim pemadam kebakaran yang terdiri dari dari 1 (satu) unit mesin pemadam api Padupai, 2 (dua) unit mesin pemadam PSMTI serta 2 (dua) unit mobil damkar Inhil tiba dilokasi dan langsung memadamkan api bersama masyarakat sekitar," paparnya.
Sekitar pukul 11.00, api berhasil dipadamkan selanjutnya dilakukan pendinginan agar tidak menimbulkan titik api yang baru.
"Penyebab kebakaran diperkirakan akibat adanya korsleting listrik.Tidak ada korban Jiwa pada peristiwa kebakaran tersebut," terangnya.
"Sementara kerugian materil diperkirakan sekitar Rp. 850 juta. Saat ini kasus ditangani oleh Sat Reskrim Polres Inhil untuk penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.
Sementara dari penyelidikan Reskrim Polres Inhil sendiri sejauh ini belum menemukan adanya unsur kealpaan dalam kejadian ini.
"Karena dari saksi yang temui dilapangan, dia melihat keluar asap dari meteran listrik salah satu rumah yang terbakar," tukasnya.
Identitas pemilik rumah seperti yang didata pihak Polres Inhil:
1. DADANG, 39 tahun, Islam, Melayu, Islam, alamat Jl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil.
2. SAFARUDIN, 58 tahun, Jawa, Islam, Alamat Jl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil.
3. SUDARIYANTO, 47 tahun, Jawan, Islam, Alamat Lorong Suwito Tarjo, JJl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil
4. LILI,52 tahun, Banjar, Islam, Alamat Lorong Suwito Tarjo, Jl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil.
5. INDRA, 26 gahun, Jawa, Islam, Alamat Lorong Suwito Tarjo, Jl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil (rusak berat).
6.MISDI, 42 tahun, Islam, Jawa, Alamat Jl. M. Boya Lr. Suwito Tarjo RT 003 RW 008 Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil (rusak berat).
.png)

Berita Lainnya
Laka Tunggal, Kasat Lantas Polres Inhil Berikan Himbauan
Sore Ini, Ada 15 Titik Panas Tersebar di 4 Kabupaten di Riau
PWI Pusat Bantah Pernyataan Hendry Ch. Bangun tentang Penunjukan Plt Ketua PWII Kepri
Disdukcapil Pelalawan Jemput Bola Layanan Administrasi Kependudukan
Tabung Gas Meledak, Rumah di Tembilahan Terbakar
DPRD Siak Temukan Pelanggaran SOP Pada Kasus Ledakan di PT BSP
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Pesisir Selatan Sumbar
Warga Inhil Kembali Diterkam Buaya, Beruntung Korban Selamat
TKW di Hongkong Damprat Oknum Bea Cukai: Gamis Rp 200 Ribu Didenda Rp 9 Juta
Baru saja, Rumah Warga Sungai Piring Inhil Porak-poranda Diterjang Angin Puting Beliung
Pelaku Pembacokan di Perawang Ditangkap, Korban Luka Parah di Tubuh dan Kepala
Hilang Saat Menjaring Ikan, Nelayan di Pelangiran Ditemukan Mengapung di Sungai