Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Total 1.176 PDP di Riau, 910 Orang Sembuh dan 130 Meninggal Dunia
PEKANBARU - Sebanyak 910 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 Riau sudah dinyatakan pulang dan sembuh setelah hasil uji swab negatif.
"Total PDP di Riau hingga hari ini, Rabu (20/5/2020) berjumlah 1.176 pasien. Dengan rincian, 136 masih dalam perawatan, 910 sehat dan 130 meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat Press Conference di Gedung Daerah, Rabu (20/5/2020).
Disampaikan Mimi, sejak Selasa (19/5/2020) terjadi penambahan 28 kasus PDP di Riau. Dengan rincian, Pekanbaru 8 kasus, Dumai dan Indragiri Hilir (Inhil) masing-masing 4 kasus, Pelalawan dan Bengkalis masing-masing 3 kasus, Rokan Hilir (Rohil) dan Indragiri Hulu (Inhu) masing-masing 2 kasus, sedangkan Kampar dan Rokan Hulu (Rohul) masing-masing 1 kasus.
"Dari kasus penambahan tersebut masih didominasi oleh usia 18 hingga 40 tahun yakni sebanyak 17 orang, sedangkan usia 40 hingga 60 tahun sebanyak 7 orang, usia diatas 60 tahun sebanyak 2 orang dan usia 5 hingga 18 sebanyak 2 orang," lanjutnya, seperti dinukil mediacenterriau.
Sementara itu, jika dilihat dari jenis kelamin, Mimi menyebutkan seimbang, yakni laki-laki 14 orang dan perempuan 14 orang. (*)
.png)

Berita Lainnya
Suspect Corona, Warga Asal Inhu Dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan
Capaian Vaksinasi Polio di Pekanbaru Baru 18%
198 PDP Covid-19 di Riau Masih Dalam Perawatan
Garuda Tebar Promo Harga Tes PCR Rp 260 Ribu, Antigen Rp 45 Ribu
Satu Warga Inhil Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19
Ada Anggota Dewan Positif Covid-19, Fit and Proper Test KPU-Bawaslu Disetop
Ketahui Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Tidak Tepat
Mencegah Diabetes Haruskah Menghindari Konsumsi Gula?
Masih Ada Sekitar 7.000 Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi
Kabar Gembira, Obat Covid-19 Avigan dari Jepang Sudah Tersedia di Pekanbaru
DBD di Pekanbaru Tembus 464 Kasus Selama Tahun 2020
IDI Perintahkan Para Dokter Waspada Terkait Covid-19 Varian Omicron