Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
9 Hal Terkait Virus Corona yang Perlu Diluruskan
JAKARTA - Berbagai isu atau kabar keliru berseliweran selama ada wabah virus corona. Sejak terjadi wabah di seluruh dunia, banyak orang berspekulasi tentang tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, mulai dari mengonsumsi lemon dan kunyit hingga tempat yang harus dihindari.
Untuk mengatasi semua rumor, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menjawab berbagai pertanyaan tentang apa yang bisa dan tidak untuk melindungi dari virus corona. Berikut ini penjelasannya, dilansir Indian Express.
Bolehkah menggunakan kolam renang?
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
- Menderita Jantung Bocor, Balita di Tembilahan Ini Butuh Bantuan
Pada dasarnya, kolam renang yang terawat dengan baik dan diklorinasi dengan baik aman digunakan. Namun, disarankan untuk menjauh dari semua area yang ramai, termasuk kolam renang yang padat pengunjung. Jaga jarak satu meter dari orang yang bersin atau batuk, bahkan di area berenang.
Makan asam atau kari
WHO menyatakan jika kedua hal tersebut tidak terbukti ilmiah untuk mencegah dari infeksi virus corona.
Tidak perlu minum setiap 15 menit
Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan sering minum air putih dapat melindungi dari COVID-19 atau menghilangkan virus. Namun, dianjurkan bahwa seseorang harus meminum sekitar delapan gelas air setiap hari.
Lemon atau kunyit tidak dapat mencegah virus corona
Menurut WHO, tidak ada bukti ilmiah bahwa lemon atau kunyit mampu mencegah COVID-19. Namun, secara umum WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup sebagai bagian diet sehat.
Sinar matahari tidak dapat membunuh virus corona baru
Sesuai WHO, tidak ada bukti sinar matahari dapat membunuh virus corona baru.
Boleh makan makanan beku dan es krim
Tidak ada bukti ilmiah bahwa makan-makanan beku yang dibuat secara higienis dan es krim dapat menyebarkan virus corona baru.
Batuk kering bukan satu-satunya gejala virus corona
Beberapa pasien yang terinfeksi virus corona juga menunjukkan gejala seperti pilek atau dahak.
Makan ayam
Pada saat orang menghindari konsumsi daging, WHO menekankan, "Makan ayam yang dimasak secara higienis dan dimasak dengan baik adalah aman dan tidak menyebabkan penyebaran virus corona baru."
Makan mangga tidak bisa membunuh virus corona
Tidak ada bukti ilmiah bahwa mangga membunuh virus corona baru. Namun, WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang memadai sebagai bagian dari diet sehat.
.png)

Berita Lainnya
Tiga Pegawai BRI di Riau Dinyatakan Positif Covid-19
Kasus Ternak Mati Terjangkit Penyakit Ngorok di Kampar Kembali Bertambah
Cara Tepat Atasi Batuk Berdahak, Pilih Obat dengan Kombinasi Zat Ampuh yang Aman
198 PDP Covid-19 di Riau Masih Dalam Perawatan
Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Inhil Bertambah Satu Orang
KONI Inhil Dorong Pengurus Cabor Tetap Lakukan Pembinaan di Tengah Covid -19
Dampak Buruk Mengonsumsi Seblak secara Berlebihan
Antisipasi Varian Omicron, Sandiaga Evaluasi Daftar Negara yang Boleh Masuk RI
Dinkes Inhil Ingatkan Pentingnya ASI Ekslusif Bagi Bayi 0-6 Bulan
Prevelensi Stunting Desa Belantaraya Menurun
Perlunya Buka Tutup Sekolah Cegah Anak Kena Omicron
Hari ini, 4 Pasien Positif Covid-19 di Inhil Sembuh