Pilihan
Lantik 53 Kepala Sekolah, Bupati Zukri Minta Tak Ada Anak Pelalawan Putus Sekolah
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM. melantik 2 pejabat fungsional dan 53 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Kamis (1/10/2026), di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan.
Dalam arahannya, Bupati Zukri menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memajukan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan yang layak.
“Yang harus kita pikirkan bukan jabatannya, tetapi bagaimana sekolah kita menjadi jauh lebih baik, anak-anak semakin cerdas dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah.” ujar Bupati.
Bupati meminta kepala sekolah membangun hubungan yang baik dengan seluruh guru dan siswa serta mengelola sekolah dengan manajemen yang baik tanpa membeda-bedakan. Ia juga menekankan agar setiap persoalan fasilitas sekolah segera dilaporkan sehingga dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah.
“Kalau ada ruang kelas rusak, meja dan kursi tidak layak, plafon bocor atau fasilitas penting lainnya, segera laporkan. Jangan kepala sekolah sibuk memikirkan biaya perbaikannya. Fokus mengelola sekolah dan memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik.” tegasnya.
Selain fasilitas, Bupati meminta peningkatan kualitas tenaga pendidik. Guru yang belum sarjana didorong untuk melanjutkan pendidikan melalui program bantuan pendidikan dan kerja sama dengan perguruan tinggi sesuai kemampuan anggaran daerah.
Bupati juga menegaskan tidak boleh ada anak di Kabupaten Pelalawan yang putus sekolah karena persoalan biaya. Kepala sekolah diminta aktif mendata dan mendatangi keluarga anak yang tidak melanjutkan pendidikan untuk mengetahui persoalannya serta mendorong mereka kembali bersekolah.
Terkait penerimaan murid baru, Bupati secara khusus mengingatkan agar sekolah tidak menetapkan harga maupun menentukan tempat pembelian seragam sekolah bagi peserta didik. Orang tua diberikan kebebasan untuk membeli seragam sendiri sesuai kebutuhan.
“Jangan ada penetapan harga baju seragam di sekolah. Biarkan orang tua membeli sendiri seragam anaknya. Dinas Pendidikan agar menjaga betul hal ini. Kalau ada yang terbukti melakukan pelanggaran, saya akan tindak tegas dan memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan.” tegasnya.
Bupati berharap seluruh kepala sekolah dan jajaran pendidikan dapat menjalankan amanah dengan tulus dan bertanggung jawab, sehingga berbagai program pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Kepala BKPSDM Darlis, Plt. Asisten III May Hendri, sejumlah kepala OPD, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
.png)

Berita Lainnya
Bupati Kampar Ucapkan Selamat Atas Terselenggarnya Rakerda PWI Tahun 2025
Kunjungi Sekretariat PWI Inhil, Pimpinan DPRD Harap Wartawan Selalu Kompak
Razia Truk ODOL di Rohul, 113 Kendaraan Ditilang
14 PDP di Pekanbaru Meninggal, Satu di Antaranya Bayi Usia 1 Hari
Mayat Pria Berkaos Putih Ditemukan di Tengah Kebun Sawit Warga Pelalawan
Tekanan Publik Riau Berhasil, Bukti Kekuatan Suara Rakyat Menjaga TNTN Adian Napitupulu Batal Datang
Ketua PKB Inhil Serahkan Bantuan APD Baju Hazmat ke Posko Relawan Covid -19 IWO
BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Bayarkan Santunan JKM Rp84 Juta untuk Ahli Waris Penjaga SMA 1 Mandah
Diduga Anak SD Punya Grup LGBT, Pj Walikota Pekanbaru Segera Kumpulkan Seluruh Kepsek
RCI dan Kombatpol Berbagi Makanan di Palestina
Pengerjaan Jalan Lintas Kotabaru-Kemuning Mulai Dikerjakan
Kunjungi Riau, Ketua PWI Tanah Datar Doakan Zulmansyah Jadi Ketua Umum PWI Pusat