Pilihan
Razia Truk ODOL di Rohul, 113 Kendaraan Ditilang
PASIR PANGARAIAN, (INDOVIZKA) - Operasi razia kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load) selama 3 hari di 3 kecamatan di Rokan Hulu berhasil menilang 113 unit kendaraan. Razia digelar oleh Dinas Perhubungan setempat bersama Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Provinsi Riau.
Tim gabungan melakukan razia di Jalan Lingkar Boter, Kecamatan Rambah, Rabu kemarin.
Di Kecamatan Rambah Hilir, razia dipusatkan di depan Rumah Makan Haji Alung pada Kamis dan hari ketiga di Simpang TB, Kecamatan Tandun pada Jumat kemarin.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Plt Kasi ODOL Dishub Rohul Minarli Ismail, Minggu (7/11/2021), mengatakan operasi gabungan menyasar kendaraan yang melebih muatan dan kapasitas dan yang tidak memiliki kelangkapan dokumen kendaraan.
Operasi pengawasan bersama ini, kata dia, sangat penting guna meminimalisasi terjadinya kerusakan jalan lintas provinsi di Kabupaten Rohul akibat kendaraan bertonase tinggi.
“Kendaraan ODOL sangat merugikan bagi daerah kita. Karena Rohul mempunyai panjang jalan provinsi 565 KM dan Jalan Kabupaten 2.400 KM, tentunya setiap hari dilewati mobil yang bermuatan berat mengangkut CPO dan produksi lain di Rohul,” ucap Minarli
Ia menjelaskan sanksi tilang yang diberikan ke pelanggar sesuai UU Nomor 22 tahun 2019 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan PP Nomor 37 tentang Keselamatan Jalan serta PP Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan Bermotor.
“Bagi pelanggar dikenakan sanksi sesuai peraturan berlaku, mulai sanksi ringan, sanksi tilang bahkan jika nanti ditemukan kesalahan fatal masuk proses penyidikan. Namun saat ini kita lakukan secara persuasif, bagi pelanggar kita terapkan pasal-pasal tipiring,” jelasnya.
Minarli berharap, melalui operasi Gakkum ini ini meningkatkan kesadaran bagi sopir maupun pemilik kendaraan agar menyadari pentingnya keselamatan dan kelayakan kendaraan. Sebab, kerusakan jalan berkaitan erat dengan kendaraan bertonase tinggi.
"Tidak sebanding apa yang didapatkan daerah dengan apa yang diakibatkan oleh kendaraan bertonase tinggi,” katanya.
.png)

Berita Lainnya
Disnakertrans Riau Catat 33 Laporan Terkait THR, Ini Kasusnya
Inhil Raih Predikat WTP LHP LKPD Enam Kali Berturut-turut
Hari Ini Binda Riau Gelar Vaksin Massal di Empat Kabupaten di Riau, Ini Kata Brigjen TNI Amino Setya Budi
Kecamatan GAS Jadi Pilot Project Pembuatan KTP dan KIA
Terminal BRPS Pekanbaru Belum Wajibkan GeNose, Masih Tahap Uji Coba
10 Kabupaten di Riau Masih Rawat Pasien Positif Covid-19
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, 1 PDP Meninggal Dunia
Jumat Berkah Satreskrim Polres Pelalawan Bagikan Nasi Kotak hingga Sembako
Besok Sebagian Siswa di Pekanbaru Mulai Belajar Tatap Muka di Sekolah
Alfa Scorpii Gelar Rolling City Yamaha Gear 125 hingga Pembentukan Komunitas
Soal Penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Riau, Gubernur Kirim Surat ke Presiden
Pemprov dan DPRD Riau Fokus Tuntas Enam Ranperda 2024