Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
14 PDP di Pekanbaru Meninggal, Satu di Antaranya Bayi Usia 1 Hari
PEKANBARU - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pekanbaru, dr Mulyadi mengatakan, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal hingga Minggu (19/4/2020) sudah 14 orang, salah satunya adalah bayi yang masih berumur satu hari.
"Ada penambahan lima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Kota Pekanbaru hingga Ahad," kata dr Mulyadi di Pekanbaru, Senin (20/4/2020) dikutip dari antarariau.
Ia mengatakan, dari lima PDP meninggal itu salah satunya adalah bayi yang masih berumur satu hari "PDP meninggal ke-10 adalah bayi dari SW yang berumur satu hari, dari Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan," kata Mulyadi.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Kata dia, sang ibu diketahui masuk rumah sakit pada 15 April 2020 dan berstatus PDP saat sedang hamil anak ke-3. Pada 16 April sang ibu melakukan operasi cesar, kemudian bayi yang lahir itu meninggal pada 17 April.
Lanjutnya, PDP meninggal yang ke-11 adalah Tuan A (51) warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Diketahui pasien ada gejala Covid-19, namun tidak ada riwayat berpergian. A meninggal 18 April, namun hasil swab belum diketahui.
PDP meninggal ke-12 Tuan YN (56) warga Kecamatan Lima Puluh. Pasien diketahui ada gejala Covid-19 namun riwayat berpergian belum diketahui. Meninggal pada 18 April dan hasil swab sudah diambil namun belum bisa diketahui.
Selanjutnya PDP meninggal ke-13 yaitu Tuan PP (36) warga Kecamatan Rumbai. Pasien belum diketahui riwayat berpergian, hasil swab sudah diambil namun belum bisa diketahui.
"Dan PDP meninggal ke-14 yaitu Tuan A (71) warga Kecamatan Rumbai Pesisir. Riwayat bepergian pasien belum diketahui dan meninggal pada 19 April 2020," katanya.
Mulyadi merincikan, bahwa total PDP saat ini berjumlah 151 orang, dengan 73 orang diantaranya masih dirawat, 64 orang dinyatakan sehat dan 14 orang meninggal.
Sedangkan kasus positif Covid-19 berjumlah 14 orang. Diketahui enam orang masih dirawat, lima orang sembuh dan tiga orang meninggal.
Untuk kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 3.771 orang. 390 masih dipantau, 3.381 dinyatakan selesai pemantauan.
Dari data tersebut, total kasus keseluruhan Covid-19 di Pekanbaru mencapai 3.936 orang.
Ia juga mengimbau, masyarakat agar tetap di rumah. Karena ini salah satu cara terbaik mencegah penyebaran Covid-19 ini. Apalagi pemerintah sudah menerapkan PSBB sejak dua hari lalu, sehingga perlu kesadaran masyarakat untuk menjalankan PSBB ini.
"Tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat, PSBB ini tidak akan berjalan baik," tukasnya. (*)
.png)

Berita Lainnya
Pastikan Stok Obat-obatan Covid-19 Aman, Gubri Kumpulkan Pengusaha Farmasi
Terkait Dugaan Pelanggaran Panitia Muskab PBVSI Inhil, Ini Kata Pengprov Riau
Wakil Ketua dan Kabid Humas IPMKP Desak DPMPTSP Pelalawan Cabut HGU PT Adei
Di Jalan Durian Alumni FEB UIR Tabur Kebaikan Sebagai Cermin Generasi Muda
Kartu Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Bisa Didapat di 5 Bank Ini
Dinas Kesehatan Adakan Cek Kesehatan Mata Gratis, Bupati Zukri Hadir dan Berikan Santunan untuk Lansia
Abdul Wahid-SF Hariyanto Dilantik 6 Februari 2025, DPRD Riau: Infrastruktur dan Defisit Anggaran Jadi PR Besar
Cegah Berita Hoaks Jelang Tahapan Pemilu 2024, Polda dan KPU Riau Gelar Deklarasi Bersama Insan Media dan Jurnalis
Aplikasi e-Kinerja Wajib di Implementasikan ASN Pemkab Bengkalis
Iduladha 1445 H, Kebutuhan Hewan Kurban di Pekanbaru Meningkat 2,5 Persen
Hadir Penabalan Gelar Datuk Seri Setia Amanah Untuk Gubri, Bupati Kampar : Pelestarian Adat dan Budaya Melayu Merupakan Tanggungjawab Bersama
Tips Sehat Ala Isteri Bupati Siak; Sering Gowes dan Minum Gingseng