Pilihan
WhatsApp Luncurkan Fitur Hapus Pesan Otomatis dalam Tujuh Hari
JAKARTA - Perusahaan pengembang aplikasi percakapan, WhatsApp mencatat ada 100 miliar pesan terkirim dalam sehari di platform. Untuk memudahkan pengguna, anak usaha Facebook ini meluncurkan fitur yang bisa menghapus pesan secara otomatis dalam tujuh hari.
WhatsApp membuat alat ini, karena banyak pengguna yang tidak ingin pesan di aplikasi muncul selamanya. "Itu sebabnya kami sangat antusias mendatangkan opsi pesan sementara," kata WhatsApp dikutip dari siaran pers, Kamis (5/11).
Saat mengaktifkan fitur tersebut, pesan baru akan hilang setelah tujuh hari. “Setelan ini tidak akan memengaruhi pesan yang dikirim atau diterima di chat sebelum fitur pesan sementara diaktifkan,” kata perusahaan.
Untuk pesan individual, masing-masing pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut. Sedangkan di grup chat, hanya admin yang memegang kendali untuk mengaktifkan alat ini.
WhatsApp menjelaskan, pesan sementara hanya tujuh hari karena pengguna dinilai tidak cepat lupa atas percakapan selama sepekan. Selain itu, konsumen bisa mengaktifkan pengaturan dasar (default) yang memungkinkan pesan sementara diunduh otomatis dalam bentuk foto.
"Contohnya, daftar belanja atau alamat toko yang diterima beberapa hari sebelumnya akan tetap tersedia selama pengguna membutuhkannya, dan akan hilang setelahnya," kata WhatsApp.
WhatsApp juga menyediakan cadangan (backup) sebelum pesan hilang. Pengguna bisa memulihkan percakapan dari cadangan, jika ingin mencari kembali pesan sementara yang terhapus.
Fitur anyar itu tersedia di perangkat Android dan iOS sejak Kamis (5/11). Sedangkan WhatsApp memiliki dua miliar pengguna secara global saat ini.
Selama pandemi corona, jumlah pengguna WhatsApp pun melonjak. Survei Firma konsultan Kantar menunjukkan, pemakai layanan percakapan itu jumlahnya melonjak 27-51% selama pagebluk Covid-19.
Bahkan, di Spanyol jumlah penggunanya naik hingga 76% pada Maret. "Di pasar individu, penggunaan itu mungkin bahkan lebih tinggi lagi," kata Kantar dikutip dari TechCrunch, Jumat (27/3).
Seiring dengan lonjakan jumlah pengguna itu, WhatsApp meluncurkan fitur yang memudahkan konsumen mengelola pesan, salah satunya hapus otomatis. Sebelumnya, anak usaha Facebook ini juga menghadirkan layanan panggilan suara dan video versi website.
Dilansir dari WABetaInfo, fitur itu hadir di WhatsApp versi baru yakni 2.2043.7. WhatsApp web bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk konferensi video melalui laptop atau komputer, selain Zoom dan Google Meet.
WhatsApp juga berencana menambahkan lapisan keamanan platform versi website, dengan pemindai biometrik. Selain itu, memperbaiki gangguan (bug) yang menyebabkan emoji terhapus ketika pembaruan ke versi 2.20.200.10 beta di Android.
Untuk pembaruan versi seluler, WhatsApp dikabarkan mengembangkan fitur bungkam (mute) selamanya, yang menggantikan opsi satu tahun. Saat diaktifkan, pengguna tidak akan lagi mendapat pemberitahuan dari grup WhatsApp atau akun lain.
Fitur baru lainnya yakni akun WhatsApp akan dapat hadir di empat perangkat sekaligus. Layanan ini sudah memasuki tahap pengembangan akhir.**
.png)

Berita Lainnya
Hasil SKB Sangat Menentukan, Kelulusan CPNS Diumumkan Akhir Oktober Ini
Mengenal e-KTP Digital, Masyarakat Cukup Scan Barcode di Smartphone untuk Identitas
Mursini Tersangka, PPP Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah
Bensin Dicampur Minyak Kayu Putih Bikin Irit Kendaraan, Pertamina Kasih Pernyataan Begini
Naas, Buruh Bangunan Kesetrum Saat Mengecat Dinding Gapura
Satgas TMMD dan Masyarakat Teluk Bunian Buat Landasan Hely Copter
Berikut Nama-nama 66 Calon Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Inhil Lulus Seleksi Administrasi
Gara-gara 'Work From Home', PNS Terancam Diberhentian Massal
Syarat dan Cara Membuat e-KTP Digital
Pengumuman! Mulai September, Penguna Android Jadul Tidak Bisa Akses Google
Realisasi Anggaran Masih 44, 48 Persen, Sekdaprov: OPD Jangan Tidur - Tiduran Saja
Mulai September, HP Android Ini Tidak Bisa Buka Gmail dan YouTube