Pilihan
Warga Disilahkan Beraktifitas, Tapi Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
ROHUL (INDOVIZKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) bekerjasama dengan Polri dan TNI telah melakukan langkah kongkret dalam upaya penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Rohul.
Disamping telah menyatukan persepsi dan bersinergi dalam upaya memutus mata rantai wabah Covid- 19 dengan melibatkan tokoh masyarakat, ulama di 16 kecamatan se-Rohul, guna mensosialisasikan Peraturan Bupati Rohul (Perbup) Nomor 41 tahun 2020 tentang penegakan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid- 19 di Kabupaten Rohul.
Selain itu, Tim Yustisi Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes Covid-19 Kabupaten Rohul gencar sosialisasi dan menegakkan Perbup tersebut. Dengan harapan tumbuh kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Pandemi Covid-19 saat ini belum bisa dipastikan kapan berakhir. Tentu seluruh elemen masyarakat dan stake holder di Kabupaten Rohul silahkan melakukan aktifitas seperti biasa, namun tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid- 19," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kabupaten Rohul dr Bambang Triono, Sabtu (19/12/2020).
Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19, adanya perubahan prilaku yang harus dijalankan oleh masyarakat, terutama disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumanan dalam setiap melakukan aktifitas kepada masyarakat Rohul serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal.
Namun untuk memutus mata rantai Pademi Corona, kata Bambang, perlunya kesadaran dari masyarakat dalam mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Sekarang ini, harus ada pemahaman bersama, upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam penanggulangan pencegahan penularan wabah Covid-19. Dengan harapan masyarakat tetap patuhi kebijakan dan imbauan pemerintah, dalam memutus mata rantai wabah covid- 19. Sehingga ke depan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19," jelasnya.
Bambang mengatakan, kebijakan dan upaya yang dilakukan pemerintah daerah bersama Polri, TNI dalam pencegahan penyebaran Covid-19, hendaknya harus disikapi secara serius seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Rohul.
"Wabah Covid-19 sudah banyak makan korban, tak hanya masyarakat juga tenaga kesehatan di Indonesia. Maka itu, masyarakat harus mematuhi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid- 19. Dan itu sudah cukup menjaga diri masyarakat masing-masing, bisa sekaligus orang lain," katanya.
Bambang mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Rohul untuk selalu menjaga kesehatan, dengan menerapkan protokol kesehatan, semoga wabah Covid- 19 segera berakhir.***
.png)

Berita Lainnya
Sudah Berhari-hari Warga Bukit Kapur Dumai Keluhkan BBM Langka
Dilaporkan Warga ke Polda Riau, Bupati Rohil Bantah Lakukan Penipuan
Pemkab Siak Beri Perhatian Khusus Kepada Penyandang Disabilitas
Ruas Jalan di Pekanbaru Amblas 50 Meter, Perbaikan Butuh Waktu Seminggu
Akibat Pompong Tenggelam, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Indragiri
Jika Gugatan Ditolak MK, Pelantikan Bupati Meranti Terpilih Digelar 26 atau 27 Februari
Samhana dan Godang Tua Dinilai Belum Maksimal Mengangkut Sampah di Pekanbaru
Dukungan Terus Meluas, Masyarakat Akui Program Abdul Wahid Sesuai Keluhan
H Dani M Nursalam Buka Acara Jalan Santai di Teluk Belengkong
Persiapan Sudah 100 Persen, HPN 2025 di Riau Siap Dilaksanakan
Oknum Bidan RSUD Kepulauan Meranti Diduga Lecehkan Satpol PP
DPRD Riau Gelar Paripurna HUT ke-67, SF Hariyanto: Mohon Maaf Salah dan Khilaf