Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Masalah Sampah di Pekanbaru Bisa Diatasi Bila Ada Niat dan Keseriusan dari Pemko
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Muhammad Sabarudi, anggota DPRD Pekanbaru mengatakan bahwa permasalahan pengelolaan sampah di Pekanbaru bisa teratasi jika adanya keseriusan dan niat sungguh-sungguh dari pemerintah untuk menjadi pelayan masyarakat.
"Kuncinya itu melayani, kalau niatnya memang ingin melayani masyarakat saya meyakini Insya Allah permasalahan itu akan terminimalisir. Kalau ada niat lain seperti ambil keuntungan dengan sampah ini, hal seperti ini akan terjadi," cakap Sabarudi, Rabu (13/1/2021).
Lanjut Sabarudi, jika sudah ada niatan serius dari pemerintah untuk melayani masyarakat, pemerintah harus menunjuk orang yang berkompeten dan profesional untuk menduduki jabatan kepala Dinas Lingkungan dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru.
"Kuncinya ikhlas melayani dan profesional. Profesional dalam arti mengerti persoalan sampah dan tata kelola sampah. Kalau sudah profesional, orang yang direkrut harus se-visi dengan apa yang ingin dilakukan," jelasnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sebelumnya juga pernah menjadi anggota DPRD Pekanbaru pada tahun 2004 silam atau pada zaman Walikota Herman Abdullah. Dia mengungkapkan, pada era tersebut permasalahan sampah juga terjadi, namun berbeda jauh dengan saat ini.
"Kalau dulu ada masalah juga, tapi beda dengan sekarang. Kalau sekarang masalahnya sudah parah sekali. Dulu sering mendapatkan piala Adipura, kalau sekarang cuma sekali," jelasnya lagi.
Catatan INDOVIZKA.com, persoalan pengelolaan sampah di dinas teknis atau DLHK Pekanbaru juga pernah terjadi pada pertengahan tahun 2016. Saat itu, pengelolaan sampah dipegang oleh PT Multi Inti Guna (MIG) dan kepala dinas teknis saat itu dijabat oleh Edwin Supradana.
Persoalan sampah saat itu lantaran masalah internal PT MIG yang menunggak gaji pekerja. Ratusan pekerja mogok, hingga sampah menumpuk. Masalah itu berujung dicabutnya kontrak PT MIG dan jabatan kepala dinas teknis serta kepala bidang dinas teknis dicopot.
Setelah itu, persoalan sampah juga terjadi pada awal tahun 2017. Saat itu, armada yang kurang menjadi alasan tidak beresnya penanganan sampah di Kota Pekanbaru.
Tahun ini, persoalan sampah masih terjadi. Kali ini kontrak dua perusahaan habis dan lelang jasa pengangkutan sampah yang menjadi alasan.
.png)

Berita Lainnya
Kamsol dan Azwan Sambut Safari Ramadhan Danrem 031/WB di Kampar
Api Muncul Lagi di Bunsur Siak, APP Sinar Mas Kerahkan Helikopter untuk Water Bombing
Tingkatkan Pengawasan di Perairan Riau, Kapolda Resmikan Kapal Pemburu Cepat Lancang Kuning IV-2006
Meningkat Signifikan, Vaksinasi Covid-19 di Inhil Capai 66,79 Persen
Pedagang Keluar Gedung, Disperindag Minta Satpol PP Tertibkan Pasar Kaget
Bank Mandiri Taspen Gelar Sosialisasi Batas Pensiun
Penemuan Jenazah di Sungai Duku, Identitas dan Motif Masih Misterius
Premium Langka di Pekanbaru, Pertamina Pastikan Tak Kurangi Pasokan
PT Riau Petroleum Rokan Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa serta Berbuka bersama dengan Media
Polresta Pekanbaru Akan Dirikan Pos Pengamanan Menjelang Nataru
Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
61 Warga Desa Teluk Bunian dan Terusan Bringin Jaya Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba