Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PDI-P Senayan Setuju Opsi Vaksinasi Mandiri, Tapi Ada Catatannya...
JAKARTA (INDOVIZKA) - Anggota Fraksi PDI-Perjuangan (PDI-P) DPR RI, Senayan, Rahmad Handoyo, menyetujui diterbitkannya opsi vaksinasi mandiri Covid-19 oleh kalangan swasta. Namun hal itu harus diterapkan dengan catatan dan peraturan yang ketat.
"Pertama keadilan dan hak untuk mendapatkan vaksin dalam waktu dan kesempatan yang sama setiap warga negara. Untuk ini perlu ada skala prioritas seperti yang sudah disampaikan pemerintah sehingga terhindar berbuat dan saling mendahului," kata Rahmad.
Selanjutnya, menurut anggota Komisi IX DPR itu, vaksinasi mandiri tidak boleh dilakukan hanya untuk kepentingan pribadi individu tertentu.
"Kedua terhadap rencana vaksin mandiri untuk menghindarkan yang memiliki dana dan ekonomi lebih mendapatkan vaksin duluan maka mutlak tidak boleh dan dilarang setiap pribadi dan individu mendapatkan vaksin mandiri," papar Rahmad.
Opsi vaksinasi mandiri hanya boleh dilakukan oleh pihak perusahaan swasta dengan jumlah karyawan yang besar sebagai penerima vaksinasi Covid-19. Maupun kelompok masyarakat dengan jumlah massa yang juga besar.
"Namun vaksin mandiri diperuntukkan kepada perusahaan dengan jumlah karyawan besar, serta kelompok masyarakat dengan jumlah besar yang memiliki banyak seperti pondok pesantern sekolah dan lain-lain," sambung Rahmad.
Catatan paling penting lainnya, yakni opsi vaksinasi mandiri tidak diberikan kepada rumah sakit (RS), karena dinilai dapat membuka peluang komersialisasi nantinya.
"Rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan sejenisnya dilarang untuk memberikan pelayanan vaksin mandiri secara pribadi bila terbukti melanggar harus diberi sanksi tegas dengan ancaman pembekuan operasional RS," tegasnya.
.png)

Berita Lainnya
Waduh, Bupati Terpilih Sabu Raijua, NTT Ternyata Warga Amerika Serikat
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar Mundur Dari PDIP Gabung ke PKB
Susun Rencana Strategis Partai, PKB Riau Target 10 Kursi Pemilu 2024 Mendatang
Dua Ketua DPC Partai Demokrat di Riau Dipecat DPP, Asri: Mereka Tak Loyal
Dani Suara Terbanyak, Berikut Delapan Caleg yang Lolos ke DPRD Riau dari Dapil Inhil
Pemilihan Ketua PPP Riau akan Digelar Usai Ramadan
PKB Riau Kembali Terima Penghargaan KI Award 2021
Ahmad Yani Terpilih sebagai Ketua Umum Partai Masyumi
Bertemu DPR RI dan PLN, Dani M Nursalam Sampaikan Persoalan Listrik di Inhil
Persiapan Pemilu 2024, Nasdem Riau Fokus Rekrut Kader Baru dengan E-KTA
Apapun Istilahnya, PKS Tolak Penyesuaian Tarif Listrik
dr. Saut: APD Face Shield Buatan PKB Inhil Luar Biasa!