Pilihan
Tangani Orang Gangguan Jiwa, Pemko Pekanbaru Bingung harus Dibawa Kemana
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) punya kesulitan tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Setelah diantar ke RS Jiwa, Pemko bingung harus diantar dan dibawa kemana.
Sebab, Pemko Pekanbaru sampai saat ini belum memiliki fasilitas pembinaan untuk menampung ODGJ yang tidak diterima oleh keluarganya. Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT menyebut, Pemko sudah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk merawat penderita gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa, Kecamatan Bina Widya.
Namun, setelah didiagnosis dapat dipulangkan, ada dua kesulitan yang dialami Pemko Pekanbaru.
"Setelah didiagnosa dokternya bahwa pasien sudah bisa dipulangkan, pertama kita kesulitan mendapatkan alamat keluarga pasien. Kemudian, ada juga yang saat kita pulangkan kepada keluarganya, ternyata keluarganya tidak mau menerima lagi," kata Walikota, Selasa (9/2/2021).
Ia menyebut, Pemko sudah membahas persoalan ini bersama Dinas Sosial (Dinsos). Nantinya, Pemko Pekanbaru akan kembali melakukan koordinasi dengan Pemprov agar dapat memfasilitasi pasien gangguan jiwa yang sudah didiagnosis pulih tersebut.
"Kita tidak tahu mau diantar kemana, saat keluarganya sudah tidak mau menerima. Sementara Pemko tidak punya kewenangan atas fasilitas pembinaan, ini akan kita koordinasi dengan Pemprov nantinya," jelas Walikota.
Ia berharap, apabila nantinya ODGJ ini mendapatkan fasilitas pembinaan, akan lebih mendukung pemulihan pasien. "Sehingga nanti kondisinya dapat semakin membaik," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Rapat Ketiga Tim Satgas, Komitmen Kamsol Atasi Persoalan Lahan di Kampar
Pantau Progres Perbaikan Jalan, Kapolsek Reteh Lakukan Patroli Gabungan
Satpol PP Pekanbaru Bakal Bubarkan Kerumuman Perayaan Malam Tahun Baru
Satlantas Polres Inhil Terapkan Metode Baru Ujian Praktek SIM C
Dinilai Arogan, Kanit Reskrim Polsek Concong Didemo Warga
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 Pelalawan Pastikan Pengemudi Bebas Narkoba Lewat Pemeriksaan
Halal Bilahal IPPMAGAS dan S2AK Dimeriahkan Penampilan Nasyhid Cilik Hingga Drama
Menghadapi Pilkada 2024, Komisi I Koordinasi ke Kesbangpol Provinsi
Pemko Dumai Berikan Bansos Dampak Inflasi Kenaikan Harga BBM ke 361 Warga
Rangkaian HPN 2022, Ketua PWI Riau Silaturahmi ke SKK Migas Sumbagut
Tunjuk Azwan Plh Sekda Kampar, Ini Kata Bupati dan Kepala BPSDM
Umur 10 Tahun Sudah Yatim, Abdul Wahid Terharu Kenang Pesan Terakhir Almarhum Ayah