Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Musim Kemarau, Warga Pekanbaru Diingatkan Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Saat ini sudah memasuki musim kemarau. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ingatkan masyarakat waspada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT juga mengingatkan agar masyarakat tidak memicu potensi kebakaran di sekitar lahan tempat tinggal.
Kota Pekanbaru memang minim hutan. Namun, hampir seluruh bagian wilayah merupakan lahan gambut, yang permukaannya mudah terbakar saat kering.
"Maka dari itu, sangat penting agar kita berhati-hati dan waspada," jelasnya.
Ia menyebut, puntung rokok pun bisa memicu terjadi kebakaran di lahan gambut. "Puntung rokok saja bisa memicu api, karena lahan kita ini sebagian besar ada gambut," jelasnya.
Walikota juga mengimbau agar warga memastikan saat meninggalkan rumah dalam kondisi aman. Sehingga mencegah terjadinya kebakaran gedung dan lingkungan, yang biasa terjadi di perkotaan.
"Di musim seperti inikan, kita juga mengalami kebakaran-kebakaran di lingkungan, seperti rumah, tempat usaha. Maka itu, kita minta agar masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca yang mengarah pada kekeringan dan rawan menyebabkan kebakaran," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Tolak Direlokasi, Pedagang Agus Salim Datangi DPRD Pekanbaru
Bupati Zukri Ikuti Prosesi Mandi Balimau Sultan
LBH Pers SMSI Riau Siap Dampingi Masyarakat
Terima Akta Registrasi, KPU Inhu Bakal Masuki Tahap Sidang di MK
Pujasera Kelapa Gading Jadi Sorotan, Bupati Inhil : Lebih Baik Dibongkar
30 Club Bola Berbagai Kecamatan Ikuti Tournament Mini Soccer Pemuda Cup Desa KTJ
Deadline LKJ Ali Kelana Dimajukan 20 April 2023
Baliho Besar Cak Imin Ucapan Hari Santri Dicoret, Sekretaris DPC PKB Kampar : Salah Apa Baliho Hingga Dicoret ?
Bupati Inhil Hadiri Wisuda Akbar Rumah Tahfidz Al-Qur'an di Kempas
Usai Sertijab di Polda Riau, AKBP Mihardi Mirwan Sampaikan Permohonan Maaf Buat Masyarakat Selama Memimpin Polres Kampar
Bupati Kasmarni, Penyusunan Peta Resiko, Wujudkan Pembangunan Akuntabel dan Adaptif
M Noer Bantah Bulan Maret Masyarakat Akan Divaksin