Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Musim Kemarau, Warga Pekanbaru Diingatkan Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Saat ini sudah memasuki musim kemarau. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ingatkan masyarakat waspada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT juga mengingatkan agar masyarakat tidak memicu potensi kebakaran di sekitar lahan tempat tinggal.
Kota Pekanbaru memang minim hutan. Namun, hampir seluruh bagian wilayah merupakan lahan gambut, yang permukaannya mudah terbakar saat kering.
"Maka dari itu, sangat penting agar kita berhati-hati dan waspada," jelasnya.
Ia menyebut, puntung rokok pun bisa memicu terjadi kebakaran di lahan gambut. "Puntung rokok saja bisa memicu api, karena lahan kita ini sebagian besar ada gambut," jelasnya.
Walikota juga mengimbau agar warga memastikan saat meninggalkan rumah dalam kondisi aman. Sehingga mencegah terjadinya kebakaran gedung dan lingkungan, yang biasa terjadi di perkotaan.
"Di musim seperti inikan, kita juga mengalami kebakaran-kebakaran di lingkungan, seperti rumah, tempat usaha. Maka itu, kita minta agar masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca yang mengarah pada kekeringan dan rawan menyebabkan kebakaran," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Terjerat, Anak Gajah di Inhu Berhasil Diselamatkan
61 Desa di Pelalawan Akhir Tahun Ini Gelar Pilkades Serentak
PPKM Mikro di Pekanbaru Diperpanjang 14 Hari Lagi
Hadiri Pelantikan Ketua MUI, Bupati Kasmarni Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Gubernur Syamsuar Minta Pelayanan RSUD Arifin Achmad Dibenahi
Hadiri Bukber Siswa Indovizka Futsal Academy, Ini Pesan Pembina YiFi Inhil
Biaya Swab Antigen bagi Pelajar Inhil Digratiskan
PLN Tembilahan Imbau Masyarakat untuk Waspada Penipuan Pergantian Nomor ID Meteran
Peduli Dampak Covid-19, DJP Serahkan Bantuan untuk Petugas Kebersihan TPA Muara Fajar
Apa Kabar Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru ?
PPKM Mikro di Pekanbaru Diperpanjang 14 Hari Lagi
Ada Potensi Duet dengan SF Hariyanto, Abdul Wahid : Mungkin Saja