Pilihan
Ada Jejak Harimau di Areal Kerja PT Gandahera Hendana, BKSDA Riau: Masyarakat Tidak Perlu Resah
PELALAWAN (INDOVIZKA) - Andri Hansen Siregar, Kepala Bidang Wilayah I, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, mengimbau masyarakat Kecamatan Ukui dan sekitarnya, tidak perlu resah atas ditemukan jejak kaki Harimau Sumatera yang melintasi areal kerja PT Gandahera Hendana, sepekan silam.
Pada umumnya, cakap Andri Hansen, Harimau Sumatera, adalah satwa yang beraktivitas pada saat sore hingga menjelang fajar. Namun pada saat tertentu, Harimau Sumatera pada kawasan hutan rawa dan gambut seperti di hutan Satwa Marga Kerumutan juga terpaksa keluar saat siang hari, bila pada habitatnya mulai basah atau berair dalam (banjir) untuk mencari areal yang relatif kering.
Dikatakannya, penemuan jejak Harimau Sumatera di areal kerja PT Gandaerah Hendana, adalah dikarenakan satwa tersebut melakukan aktivitas dalam mencari satwa lain yang menjadi mangsanya, yakni babi hutan.
Aktivitas Harimau di areal perkebunan tersebut paparnya, terjadi pada malam hari, diduga satwa liar yang dilindungi undang-undang ini berasal dari Suaka Margasatwa Kerumutan yang mengejar mangsanya hingga mencapai lokasi perkebunan PT Gandaerah yg sebelumnya melintas melalui areal HTI PT. MPL.
Dijelaskannya, lokasi perlintasan Harimau tersebut masih jauh dari pemukiman padat penduduk. Namun ia berharap agar masyarakat juga selalu waspada dalam melakukan aktivitas di areal perlintasan Harimau tersebut.
"Sebisa mungkin, dalam beraktivitas diupayakan bersama teman, jangan sendirian," pinta Andri Hansen Siregar, kepada INDOVIZKA.com Senin (1/3/2021).
Petugas BBKSDA Riau sebutnya, telah berkoordinasi dengan pihak korporasi, agar memasang papan peringatan, khususnya pada wilayah jelajah Harimau Sumatera.
Sementara ini, kamera trap yang sudah dipasang pada lokasi penemuan jejak, direncanakan baru dilihat hasilnya, pada pekan depan, agar data yang diperoleh lebih valid.***
.png)

Berita Lainnya
Dirangkai Peletakan Batu Pembangunan Gedung PWI, Besok Pelantikan PWI Kampar Dihadiri Ketua PWI Pusat
Suhardiman Amby Segera Jadi Bupati Definitif Kuansing
Anggota DPR RI Abdul Wahid Sebut Ade Agus Hartanto Layak Jadi Bupati Inhu
Direktur CV Kelapa Gading Bantah dengan Tegas Progres Pekerjaan MPP Hanya 33.3 Persen
Berharap Segera Disahkan, Bupati Kasmarni Sampaikan Dua Ranperda
Baleho PJ Bupati Inhil Lama Masih Terpampang, Begini Jawaban Bawaslu
Polres Inhil, Kodim 0314 Berkolaborasi Bersama YVB dan PSMTI Berbagi Takjil Buka Puasa
Melayur Jalur di Desa Sikakak, Plt Bupati Kuansing Apresiasi Kekompakan Masyarakat
Masyarakat Lokal Mendukung Penuh Satgas PKH Penghutanan Kembali Kawasan TNTN
Gubri Kumpulkan Para Kepala Daerah dan Camat se-Riau
Lima Bando Ilegal di Pekanbaru Masih Berdiri, Kapan Dipotong?
Safari Ramadhan Perdana, Bupati Kasmarni Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Bengkalis