Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kejari Pekanbaru Temukan Kekurangan Fisik Pembangunan RSD Madani
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Tim jaksa penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Pekanbaru masih melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, Jalan Garuda Sakti.
Tim sudah meminta keterangan sejumlah pihaknya dan mengumpulkan bukti-bukti. Hasil sementara ditemukan adanya kekurangan fisik dalam pengerjaan proyek 2016-2017 itu.
"Di sana kita menemukan adanya kekurangan fisik dalam pelaksanaan pekerjaan. Akan tetapi seberapa besarnya kekurangan fisik itu kami belum bisa ungkap," ujar Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Yunius Zega, Jumat (12/3/2021).
Tim jaksa penyelidik, kata Zega, sudah turun bersama ahli dari Sumatera Utara ke lokasi proyek. Namun hasilnya belum diketahui. "Hasilnya akan menyusul," kata Zega.
Zega menyatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang disinyalir mengetahui perkara itu. "Sudah berjalan, sudah kita klarifikasi," tutur Zegq.
Informasi dihimpun, dugaan penyimpangan itu dilaporkan oleh sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kejari Pekanbaru. Dalam laporannya, disebutkan, proyek pembangunan dikerjakan tahun 2016 dan 2017.
Proyek dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan Tbk yang merupakan Badan Usaha Milik Negara. Pagu anggarannya Rp80 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
Masih dalam laporan itu disebutkan jika pengerjaan proyek tersebut telah dinyatakan selesai 100 persen. Untuk pembayarannya juga telah 100 persen.
Kenyataannya, ada beberapa item yang ada di dalam kontrak tidak dikerjakan oleh pihak rekanan. Umumnya pekerjaan itu berkaitan dengan pengerjaan instalasi listrik dan sejumlah rulling tangga darurat.
.png)

Berita Lainnya
Kejati Didesak Ambil Alih Penanganan Korupsi Proyek Pelabuhan Bagansiapiapi
Direktur PT KIG Angkat Bicara Usai Dapat Kritikan Pedas
Wabup Rohil Kecewa, ASN BPBD Belum Ada Masuk Kantor
Abdul Wahid Serahkan Bantua Hand Sanitaizer dan Masker Kepada NU Meranti
Pemkab Pelalawan Bentuk Tim Khusus Terkait Viralnya Kadis PUPR
Ketersediaan Minyak Goreng Masih Aman di Kampar
Sudah 4 Hari Tergenang Banjir, Warga Mengaku Belum Terima Bantuan
PN Pelalawan Gelar Sidang Perdana TP Pilkada dengan Terdakwa Simon Siahaan
4.000 Personel Gabungan Siaga Amankan Kunker Jokowi di Riau Selama 2 Hari
Besok, Gubernur Syamsuar Lantik Kasatpol PP Riau
Setoran Parkir Diduga Tak Seimbang dengan Potensi, Mafirion Minta Pemkab Inhil Benahi Sistem
PLN PEDULI Bantu Kembangkan Rumah Kreatif Desa Wisata Kampung Patin Kampar