Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jumlah Tenaga Pendidik di Pekanbaru yang Divaksinasi Covid-19 Sangat Kecil
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menyebut jumlah tenaga guru dan pendidik yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 sangat kecil.
"Setelah Dinas Kesehatan, tenaga medis, itu kita lagi. Tetapi tiba-tiba guru tidak tahu kenapa berubah, kita sudah siap sebenarnya. Memang sekarang sudah ada guru yang divaksin, tapi dari jumlah 8.000 itu, kita sangat kecil," kata Ismardi, Senin (22/3/2021).
Kata dia, Walikota sudah mengatakan bahwa guru itu prioritas. "Memang sulit juga ya. Karena keterbatasan vaksin, terlalu banyaknya guru, guru kita ada 8500 ditambah tenaga pendidik ada 11 ribu semuanya," jelasnya.
Namun, kata dia, guru dan tenaga pendidik mesti divaksin. Sebab, di Disdik Pekanbaru itu juga pelayanan. Apalagi guru harus berhadapan dengan para orang tua murid.
"Itu kan jumlah yang cukup besar ya. Tapi memang mau tidak mau, karena nanti akan berhadapan orang tua, dan juga dinas pendidikan dinas pelayanan kan. Semua bidang itu pelayanan semuanya. Ada dana bos, afirmasi, laporan, masyarakat umum juga di situ. Sementara kita belum tersentuh dengan baik," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS mengatakan, ada sekitar 8.000 guru SD dan SMP Negeri yang direncanakan untuk vaksinasi. "Ini masih dalam perencanaan kita. Ada sekitar 8.000 yang akan kita vaksin. Kita rencakan Selasa ini," kata M Noer MBS.
Menurutnya, jumlah vaksin yang tersedia saat ini cukup banyak. Pemerintah Kota (Pemko) baru saja mendapatkan vaksin tambahan sebanyak 10.000 dosis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Vaksin ini diperuntukkan untuk guru dan tokoh agama. Vaksinasi guru negeri ini direncanakan dilakukan secara serentak di empat lokasi. "Kita buat masal untuk guru negeri. Rencana kita buat di empat titik, Timur, Barat, Utara, Selatan," terangnya.
Untuk wilayah Utara akan dilaksanakan di Puskesmas Karya Wanita, Jalan Sekolah atau di gedung serbaguna Rumbai. Wilayah Timur dilaksanakan di Puskesmas Rejosari, Tenayan Raya.
Kemudian wilayah Selatan dilaksanakan di Puskesmas Simpang Tiga, dan Wilayah Barat dilaksanakan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Binawidya.
"Agar tidak tidak terjadi penumpukan. Maka nya kita sebar di beberapa titik. Kita upayakan selesai dalam sehari untuk vaksin kelompok guru ini," ungkapnya.***
.png)

Berita Lainnya
Pemdes Teluk Pambang dan YKAN Luncurkan Program Ketapang dan Restorasi Mangrove
Kunjungi Lokasi Semburan Gas di Pekanbaru, Wahid akan Bahas dengan Kementerian Terkait
Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk dan Baliho Kadaluwarsa, Rusak dan Dipasang Bukan Pada Tempatnya
Pelantikan Walikota Dumai Terpilih 17 atau 26 Februari
TP PKK Inhil Lakukan MOU Dengan Dinas Koperasi dan UMKM
Dinas PUPR Bengkalis Gelar Forum Perangkat Daerah Paparkan Program Prioritas
Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama Covid-19, Bupati Inhil Ajak Kosumsi VCO
Proyek Gorong di Desa Binuang Banyak Pertanyaan Warga
Direktur: Masyarakat Bantu Kami, Patuhi Protokol Kesehatan
DPRD Rohul Segera Sahkan Ranperda Penyakit Menular
Disdukcapil Lakukan Jemput Bola Pembuatan e-KTP Ke GAS
Berakhir Meriah, MOKA STIKes Husada Gemilang Bebas Plonco dan Kekerasan