Pilihan
Ternyata sudah Sebulan Lebih Satpol PP Pekanbaru Diberi Surat Agar Potong Tiang Reklame di Pos Gurindam 2
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Tiang reklame di Pos Gurindam 2 Jalan Sudirman sampai kini belum dipotong Satpol PP Kota Pekanbaru. Padahal surat rekomendasi agar segera dipotong sudah sebulan lebih dilayangkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
"Kami dari DPMPTSP sudah surati Satpol PP. Kemarin sudah dibersihkan Satpol PP itu, ada enam. Tinggal satu. Cuma kronologisnya saya tidak tahu. Satpol yang bisa cerita," kata Kepala Bidang Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan DPMPTSP Quarte Rudianto, Selasa (23/3/2021).
Ia memastikan tiang reklame itu tidak memiliki Izin. DPMPTSP tidak pernah mengeluarkan izin, apalagi posisi kaki tiang reklame itu berada di trotoar.
Berdasarkan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2013 tentang penyelenggaran reklame di Pekanbaru, diatur secara rinci terkait penempatan bangunan reklame.
Baca: Posisi Reklame di Pos Gurindam 2 Salahi Perwako
Pada Bab IV tentang Perencanaan Teknis Bangunan Reklame Bagian Kedua tentang Penempatan Bangunan Reklame ayat 5 poin 1A disebutkan bahkan reklame harus ditempatkan di luar bahu jalan atau trotoar dengan jarak paling dekat 1 (satu) meter dari tepi paling luar bahu jalan atau trotoar.
"Iya tidak ada izin. Coba tanya sama kawan-kawan Satpol. Iya surat sudah ke Satpol dulu sekali, untuk (pemotongan) semuanya. Satu bulan setengah yang lalu kan. Orang potong Bulan Januari kan. Kenapa itu (belum) dipotong saya nggak bisa jawab. Coba tanya ke kawan di Satpol PP mungkin bisa jawab dia," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, tiang reklame yang berada di Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya di atas pos polisi Gurindam 2, hingga saat ini belum tersentuh oleh Satpol PP Pekanbaru. Padahal tiang-tiang reklame lainnya, yang ada di sebelahnya sudah dipotong.
DPRD Pekanbaru menegaskan Satpol PP Pekanbaru harus segera menertibkan papan reklame tersebut agar tidak menimbulkan stigma negtif bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tebang pilih.
"Jangan pilih kasih, tebang satu harus tebang semua. Satpol PP dalam hal ini harus cepat tanggap, kesan tebang pilih harus dihindari," cakap anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla, Kamis (11/3/2021).
Meskipun sudah menyalahi aturan, papan reklame tersebut juga masih menayangkan iklan. Dari itu Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan jika pemilik papan reklame tersebut terus membandel, dia meminta Satpol PP untuk bersikap tegas dengan cara memotong papan reklame tersebut.
"Ketegasan pemerintah kita minta di sini. Kalau tidak tegas, akan membandel terus dan yang ilegal akan bermunculan lagi," tegasnya.
.png)

Berita Lainnya
Cegah Covid-19, PN Tembilahan Terapkan Sidang Online Semua Kasus
Kepala Bakom RI: Pelaku Korupsi Program MBG Harus Tetap Diproses, Tanpa Melihat Latar Belakang
Polling Ditutup, 74,3 Persen Pemilih Tak Puas 2 Tahun Kinerja Catur Sugeng Pimpin Kampar
Empat ETLE di Pekanbaru Mati, Ini Penyebabnya
Pemko Pekanbaru Dirikan Tenda Tampung Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Siak
3.900 Alumni 4968 Ikuti Reuni Akbar secara Virtual
Pemprov Riau Dukung Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah
Asisten II Pimpin Monitoring KURDA 2026, Pastikan Subsidi Bunga Tepat Sasaran bagi Pelaku UMKM
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara hari kebangkitan Nasional ke- 117
Dapur MBG Beli Borongan, Harga Ayam,Telur dan Sayuran Meroket Ibu-ibu Menjerit
108 mahasiwa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehstan (Stikes) Husada Gemilang tahun ajaran 2022/2023 Ikuti kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOKA).
Umur 10 Tahun Sudah Yatim, Abdul Wahid Terharu Kenang Pesan Terakhir Almarhum Ayah