Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Seminggu Jelang Ramadan, Sebagian Harga Kebutuhan Pokok Fluktuatif
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Seminggu menjelang bulan Ramadan, harga kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru cenderung fluktuatif atau turun naik. Beberapa ada kenaikan, sebaliknya juga ada penurunan.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru pertanggal 5 April 2021, kenaikan terutama terjadi pada jenis cabai dan ayam.
Seperti jenis Cabai rawit Bukittinggi, alami kenaikan harga sebesar Rp8.500 dari harga Rp42.500 menjadi Rp51 ribu perkilogram. Sedangkan Ayam Ras naik Rp3.100 dari Rp24.900 menjadi Rp28 ribu.
Sedangkan Cabai merah Bukittinggi naik Rp1000 dari harga Rp51 ribu perkilogram menjadi Rp52 ribu perkilogram. Cabai merah Jawa/Medan turun Rp3.500 perkilogram, dari harga Rp46 ribu menjadi Rp44 ribu perkilogram.
"Cabai hijau Bukittinggi turun Rp4.500 dari Rp28 ribu perkilogram menjadi Rp24 ribu perkilogram," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (5/4/2021).
Ia menyebut, harga saat ini masih fluktuatif. Stok untuk kebutuhan pada bulan Ramadan nanti masih mencukupi.
"Saat ini masih fluktuatif ya harganya. Tetapi kita akan antisipasi dan komunikasikan dengan pemasok agar tidak terjadi kekurangan pasokan," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Para Kepala OPD di Meranti Diinstruksikan Turun ke Lapangan
Kabar Baik, Delapan Ribu Guru Honor di Riau Bakal Diangkat Jadi P3K
3 Fraksi lakukan rotasi, ini wajah baru anggota Komisi III
18 Parpol Beserta Anggotanya Ikuti Dekralasi Pemilu Damai 2024
Riau Terima 455 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2021
DPRD Pekanbaru Sahkan Dua Peraturan Daerah
Tinjau Lokasi Banjir di Kuala Sebatu, Bupati Wardan Sebut Tanggal 6 Sudah Ada Alat Turun Bekerja
Bupati Inhil Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Karena Wabah Covid-19, Rp1,3 Triliun Anggaran PUPR Riau Mandeg
Serius Perhatikan Inhil, Anggota DPR RI Ini Anggarkan Pembangunan Jalan Menuju Wisata Religi
Pacu Kebangkitan Sektor Ekraf, Dispar Riau Lakukan Pembinaan di Meranti
Prihatin Banyak Kasus Sengketa Tanah, Gubri Segera Lapor Menteri ATR/BPN