Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Lapas Bengkalis Digeledah, Charger Lebih Banyak Ditemukan Ketimbang Handphone
BENGKALIS (INDOVIZKA) - Lapas Kelas II Bengkalis digeledah Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Riau, Maulidi Hilal, Jum'at (26/2/2021).
Tidak main-main, kamar para warga binaan satu persatu diperiksa untuk memastikan barang terlarang tidak digunakan di sana.
Selain itu, inspeksi tersebut merupakan bentuk komitmen Kakanwil Menkumham Riau memberantas peredaran narkoba dari Lapas dan Rutan.
Di hadapan sejumlah wartawan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Maulidi Hilal memperlihatkan sejumlah barang bukti sitaan dari penggeledahan hunian warga binaan. Charger terlihat lebih banyak ditemukan dibandingkan handphone. Setidaknya ada 10 buah alat cas dan 4 unit handphone disita dan langsung dirusak Kadiv.
"Kita melakukan operasi penggeledahan di dalam, ada beberapa handphone, peralatan sajam. Ini banyak charger, kalau banyak charger alamat handphone banyak di dalam," ungkap Hilal didampingi Kepala Lapas Bengkalis Edi Mulyono dan Kepala Rupbasan Ari Suswanto.
Kemudian, barang-barang dianggap tajam seperti gunting, pemotong kuku, paku, alat cukur dan mancis ikut disita. Menurut Hilal itu bisa mengganggu kamtibmas dalam Lapas.
"Hal hal yang dianggap, diduga bisa mengganggu kamtib kami sita. Seperti sikat gigi, biasanya harus dipatahkan kalau tidak dibikin runcing jadi sajam. Paku, jepit kuku. Saya juga menggeledah blok, saya langsung tanya, menggeledah petugas blok, pegang handphone atau tidak, ternyata pegang handphone dan saya hancurkan di tempat," katanya.
"Karena saya sudah katakan kepada kalapas kalau ada petugas yang pegang handphone akan saya hancurkan. Ini tidak bisa ditolerir. Sesuai arahan pak Kakanwil, kita sudah komitmen sampai hal yang terkecil. Contohnya seperti ini," tambah Kepala Divisi Pemasyarakatan lagi.
Ia menegaskan, di dalam blok Lapas tidak boleh ada petugas yang membawa handphone. Itu merupakan komitmen dalam pemberantasan narkoba.
"Artinya inilah komitmen kami memberantas peredaran narkoba dari lapas dan rutan. Sudah cukup pekak telinga kami sebutan Lapas jadi pengendalian narkoba," tegas Hilal.
Selain menggeledah kamar warga binaan, Kepala Divisi Pemasyarakatan melakukan tes urine terhadap seluruh pegawai Lapas yang hasil negatif. Selanjutnya mengecek self servis sebagai bentuk pelayanan hak-hak warga binaan.***
.png)

Berita Lainnya
Jelang Peresmian, Bupati Tinjau Persiapan Gedung Perpustakaan dan Musium Kelapa Inhil
Jumlah Penduduk Miskin di Kota Pekanbaru Meningkat
Pemprov Riau Usulkan Penanganan Abrasi Sepanjang 137 Km ke Pusat
Ini Alasan Masyarakat Concong Sepakati Program 3 Desa 1 Ekskavator
Penimbunan Ruas Jalan Sungai Beringin Tembilahan Dimulai
PKB Inhu Gelar Rakorcab, Target 2021 Launching Kantor Permanen
Kisah Sukses Kemitraan Program HTR di Riau
Kunjungi Riau, Ketua PWI Tanah Datar Doakan Zulmansyah Jadi Ketua Umum PWI Pusat
Hilang Kendali, Mahasiswa Tewas Seketika usai Tabrak Mobil Box di Jalan Siak II Pekanbaru
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2021
Jokowi ke Riau, Repdem Kampar Adukan Kasus Konflik Agraria
Pilkada Inhu 2024: Ade-Hendrizal Klaim Unggul di 14 Kecamatan