Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tahanan Kasus Narkoba Nikahi Kekasih di Kantor Polisi Meranti
MERANTI (INDOVIZKA) - Cinta memang luar biasa. Sering orang mengatakan bahwa cinta buta, tak memandang bentuk rupa maupun keadaan sang pujaan hati.
Seperti yang sedang melanda pasangan di Kepulauan Meranti. Meski calon suami, HS (40) sudah ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba, ST (35) rela menikah dengan pujaan hatinya itu. Pernikahan ini pun dilaksanakan di kantor polisi.
HS merupakan warga Banglas, Kecamatan Tebingtinggi. Ia bersama tiga temannya ditangkap anggota dari Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti karena mengantongi 9 paket Narkotika jenis sabu-sabu siap edar dengan berat 1,03 gram.
Penangkapan terjadi pada pertengahan Maret lalu, atau sekitar seminggu sebelum tanggal pernikahan HS dan kekasihnya, ST (35) warga Selatpanjang Timur.
Menjadi tersangka dan harus berada di balik jeruji besi, ternyata tidak memudarkan kekuatan cinta keduanya. Kini HS resmi mempersunting ST.
Kedua mempelai melangsungkan pernikahan di hadapan penghulu dari KUA Kecamatan Tebingtinggi.
Prosesi ijab kabul disaksikan keluarga dan kerabat dengan jumlah terbatas, dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Petugas polisi berseragam juga tampak berjaga dan mengawal prosesi akad nikah hingga selesai acara berlangsung dengan aman dan lancar.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, mengakui jika pihaknya memfasilitasi pernikahan untuk tahanan tersebut. "Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dari Sat Tahti Polres Kepulauan Meranti terhadap tahanan. Kita fasilitasi tahanan untuk melangsungkan pernikahan," ujar Eko.
Kini, MS dan ST resmi dan sah menjadi suami istri. Tetapi mereka belum bisa menikmati bulan madu, karena MS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
.png)

Berita Lainnya
Insentif Guru Bantu Pekanbaru Nunggak, BPKAD Siap Bayarkan Sesuai Aturan
TMMD ke-113 2022 Direncanakan Mulai 11 Mei
Walikota Pekanbaru Minta Camat Optimalkan Kelurahan Tangguh Bencana
Keluarga Ngotot Nenek Simi Memang Diserang Harimau, Tapi Harimau Kumbang
Banyak Truk dari Luar Riau Masuk, Dishub Siak Lirik Potensi Parkir di Jalan Industri
BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera yang Serang Pekerja Hingga Tewas di Hutan Pelalawan
Ketua PKK Kampar : Rubah Sampah Sebagai Sumber Ekonomi Keluarga
Pagi Hari Kapolres Inhil Blusukan ke Pasar Tradisional Tembilahan
Gubri Klaim Limbah B3 di Riau Dikelola dengan Baik
Sebanyak 5.732 Orang Mendaftar PPPK Pemprov Riau
Untuk dapat Bantuan Pembangunan Jembatan di Daerah, PUTR Inhil: Masukan Proposal
Kampoeng Bedug Labersa Sajikan Nuansa Berbeda untuk Buka Puasa