Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Hari Ini Hujan Berpotensi Guyur Riau hingga Malam Nanti
INDOVIZKA.COM, PEKANBARU - Hari ini, Sabtu (4/1/2020) Riau masih berpotensi diguyur hujan lebat. Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, hujan berpotensi mengguyur Riau sejak siang dan akan berlangsung hingga malam hari.
"Hujan berpotensi mengguyur Riau dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Kasi dan Informasi BMKG stasiun Pekanbaru, Marzuki dikutip dari Cakaplah.
Ia mengatakan, siang hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagaian wilayah Kota Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan juga Indragiri Hulu.
"Sementara malam hari potensi hujan terjadi di sebagian wilayah Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi dan juga Rokan Hulu," ungkapnya.
Sedangkan dini hari nanti cuaca cerah berawan. "Tak ada potensi hujan," imbuhnya.
Suhu udara Riau hari ini berada di angka 24.0 - 31.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 70 - 99 persen. Sementara arah angin berhembus ke Utara - Timur dengan kecepatan 10 - 25 kilometer per jam. (*)
.png)

Berita Lainnya
PLN : Hanya 10 Persen Pelanggan di Riau Alami Kenaikan Tagihan Listrik
Dinas PUPR Riau Akan Bantu Perbaikan Jembatan Kayu di Pulau Kecil Inhil
Polres Pelalawan Tangkap 2 Unit Mobil Truk Pelangsir BBM Ilegal dari Jambi
Pengamat Tuding Perda Gepeng Pekanbaru hanya Sebagai Alasan untuk tidak Berbuat Apa-apa
Bangun Monumen Bahasa Indonesia, Pemko Pekanbaru Siapkan Lahan 10 Hektar
Besok, Gubernur Syamsuar Lantik Kasatpol PP Riau
Majelis Hakim Putuskan Hukuman Percobaan 5 Bulan dan Denda 5 Juta, Ini Tanggapan Bawaslu Kampar
Nikmatnya Buka Puasa Ala Kampung di Grand Elite Hotel, Ada 100 Menu Disiapkan
Polisi akan Bongkar Tembok Penghalang Jalan di Marpoyan Damai Pekanbaru
Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Pelalawan Sebar Surat Edaran Kegiatan Selama Ramadan
Beberapa Ruas Jalan Inhu Rusak Parah, Bupati Beri Angin Segar
Walikota Pekanbaru Akui Pengelolaan Sampah Belum Normal