Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Jelang Habis Masa Jabatan, Firdaus-Ayat harus Selesaikan Masalah Banjir
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2020 sudah selesai dibahas. Dalam pembahasan itu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tahun ini harus menyelesaikan persoalan-persoalan banjir.
Sebab, setahun ke depan masa jabatan Firdaus-Ayat memimpin Pemko Pekanbaru sudah habis. Banjir merupakan catatan utama yang harus diselesaikan.
"Disampaikan rekomendasi DPRD yang sangat luar biasa dan faktual, terutama soal banjir," kata Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Rabu (28/4/2021).
Kota Pekanbaru dalam beberapa hari belakangan di bulan puasa ini, diguyur hujan deras. Akibatnya, beberapa sungai, seperti Sungai Sail, Sungai Batak serta Sungai Sibam meluap.
Kondisi itu membuat banjir di beberapa titik di Ibukota Provinsi Riau itu. "Informasi terbaru, Sungai Siak juga meluap. Sehingga, air sudah masuk ke Perumahan Witayu di Jalan Siak 2," ungkap Ayat.
Hal lain yang juga disoroti adalah masalah pendidikan dan pendapatan daerah. "Catatan-catatan dari anggota DPRD ini akan saya sampaikan ke walikota dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," sebut Ayat.
.png)

Berita Lainnya
M Yusuf Hormati Keputusan PWI Riau
Komisi Informasi Riau Serahkan LPJ Kepada Gubri
THR PNS Pemprov Riau Rencananya Dibayarkan Jumat Nanti
Pasien Positif Virus Corona di Riau Bertambah Jadi Tiga, Total 10 Orang
Terus Tingkatkan Kompetensi, Sejumlah Anggota PWI Inhil Akan Ikuti Test UKW di Dumai
Kadis PUTR Inhil Turun Langsung Awasi Pekerjaan Jalan Desa Igal Yang Sempat Viral
Petugas Gabungan Polresta Pekanbaru Amankan 30 Unit Sepeda Motor Balap Liar
Perumahan di Sekitar Sungai Sibam Kebanjiran Akibat Dua Tanggul Jebol
Dewan Ingatkan Tak Ada Tempat Hiburan yang Buka Malam Tahun Baru
8 Persen APBD 2021 Pekanbaru Direfocusing untuk Penanganan Covid-19
Bupati Kampar Lantik 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Daftar Namanya
Tim Jaksa Eksekutor Kejari Rohil Berhasil Tagih Pidana Denda Kasus Korupsi Dana Media