Pilihan
Tiga Pintu Masuk Rohil Disekat, 280 Kendaraan Diputar Balik
Rohil (INDOVIZKA) - Jelang pemberlakuan larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei mendatang, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah melakukan penyekatan dengan mendirikan pos jaga di perbatasan Kabupaten maupun provinsi.
Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi pemudik yang akan masuk dan keluar Rokan Hilir. Posko penyekatan didirikan di tiga pintu masuk Rohil.
Setiap posko dilakukan penjagaan ketat dan penyekatan. Setiap kendaraan yang masuk maupun akan keluar Rohil, wajib melampirkan hasil rapid test Covid-19.
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasatlantas Polres Rohil AKP David Rikardo, Senin (3/5/2021) mengatakan, hingga saat ini sebanyak 280 kendaraan telah diputar balik.
Setiap kendaraan yang akan masuk atau keluar Rohil harus melewati pemeriksaan protokol kesehatan, identitas diri maupun tujuan bahkan harus dilengkapi dengan surat hasil rapid test.
"Jika tidak memenuhi persyaratan maka akan kita suruh putar balik ke wilayah asal," paparnya.
Adapun tiga posko penyekatan yang didirikan berada di Simpang Martabak dan Simpang Caltex Kecamatan Bagansinembah yang merupakan perbatasan Provinsi serta di Simpang Pedamaran menuju ibu kota Bagansiapiapi.
.png)

Berita Lainnya
Webinar Kemkominfo, Ajak Pelajar Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital
Soal Penghapusan Honorer, Pemko Dumai Bakal Rapat dengan Kemenpan RB
Baru 9 Hari Menjabat, Pj Bupati Kampar Firdaus Ganti Plt Kadisdikpora
Kartu Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Bisa Didapat di 5 Bank Ini
Ayam Baper Pesonna Bikin Baper Jadi Laper
Bakti Kominfo Bakal Bangun 14 Titik Infrastruktur TIK di Bengkalis
Daerahnya Langganan Banjir, Ini yang akan Dilakukan Camat Binawidya
Rangkaian HPN 2022, Ketua PWI Riau Silaturahmi ke SKK Migas Sumbagut
Diduga Jadi Tempat Maksiat, Satpol PP Rohul Tertibkan Lapak di Trotoar Jalan Lingkar
Premium Langka di Pekanbaru, Pertamina Ungkap Banyak yang Menjual ke Sumbar
Belum Dapat Izin, Operasional Jalan Tol Pekanbaru -Bangkinang Ditunda
Mantan Napi Ini Mengaku Cewek Lalu Ajak VCS, ASN di Kampar Tertipu