Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Riau Mulai Antisipasi Kelangkaan Obat dan Oksigen Pasien Covid-19
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan melakukan koordinasi dengan Polda Riau untuk mengantisipasi kelangkaan obat-obatan dan oksigen untuk pasien Covid-19.
Pasalnya, di daerah Yogyakarta sudah terjadi kelangkaan obat dan oksigen di rumah sakit, yang menyebabkan 33 pasien meninggal dunia.
"Kita sudah koodinasi dengan Pak Kapolda untuk antisipasi kelangkaan obat dan oksigen. Itu kan sudah terjadi di daerah Jawa, kita harapkan jangan sampai terjadi di Riau," kata Gubri kepada CAKAPLAH.com, Senin (5/7/2021).
Karena itu, lanjut mantan Bupati Siak dua periode ini, maka untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, yakni lonjakan kasus, maka perlu dilakukan kesiapsiagaan.
"Kita jangan bekerja di hilir, tapi bekerja di hulu. Kalau semua di hulu sudah kita persiapkan, maka kita selamat dari hal-hal yang tak diinginkan terhadap penularan Covid-19," cakapnya.
Untuk diketahui, saat ini kasus Covid-19 di Riau masih di angka 400 kasus per hari. Padahal sebelumnya sempat menurun dan melandai di angka 200-300 kasus per hari. Kemudian naik di angka 500 kasus per hari, dan melandai di angka 400 kasus per hari.
.png)

Berita Lainnya
Henny Sasmita Sambangi Dapur Umum Siapkan Makanan Berbuka Puasa Untuk Korban Banjir
TMMD KE- 124 KODIM 0303 BENGKALIS RESMI DITUTUP, BUPATI KASMARNI PINTA TINGKATKAN SINERGI DAN KOLABORASI
Peduli Korban Kebakaran, TP PKK Bengkalis Beri Bantuan
Lonjakan Penumpang Warnai Libur Isra Mi'raj dan Imlek di Bandara SSK II Pekanbaru
PHR Ikhtiar Jaga Rimba Raya dan Populasi Gajah Sumatra
Relawan Peduli Covid-19 Kembali Pecahkan Rekor MURI Donor Darah Terbanyak
1 Unit Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SMP di Tembilahan Hangus Terbakar
Fokus ke Perekonomian dan Infrastruktur, Begini Isi Kampanye Dani di Kateman
PN Bangkinang Kelas IB Gelar Press Release Kinerja Akhir Tahun 2022
Mantap, Tokoh Masyarakat Riau Kompak Dukung Kerja SF Hariyanto Untuk Riau Lebih Baik
Bawaslu Inhil Gelar Simulasi Mediasi dan Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Pemilu
Dosen UIN Sampaikan Klarifikasi Soal Tudingan Ludahi Rektor