Pilihan
Gubri Optimis Pemprov Informatif Dukung Keterbukaan Informasi Publik
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar mengaku, Pemerintah Provinsi Riau telah melakukan berbagai inovasi-inovasi dan kolaborasi dalam mendukung keterbukaan informasi di Provinsi Riau.
Di tengah kondisi pandemi Covid-19, sebagai bentuk inovasi yang telah dilakukan Provinsi Riau, adalah telah mempersiapkan aplikasi Mata Bansos, bekerja sama dengan unsur terkait.
Aplikasi ini adalah alat pemantau bagi Pemerintah provinsi Riau dan alat kontrol sosial bagi masyarakat dalam penyaluran bantuan sosial terkait bencana Covid-19.
"Jadi dengan adanya aplikasi ini diharapkan bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sasaran," ujar Gubri didampingi Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi, dan Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Chairul Riski mengikuti Presentasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021 secara virtual di rumah dinas Gubri, Senin (11/10/2021).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong badan publik mewujudkan keterbukaan informasi publik dan menilai kinerja dalam rangka keterbukaan informasi.
Gubri berharap aplikasi dan website tersebut bisa membantu kinerja dan memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga dalam penyaluran-penyaluran bantuan kepada masyarakat bisa tepat sasaran.
Komisioner Komisi Informasi (KI) Pusat, Cecep Suryadi menyebutkan sesi yang diikuti Provinsi Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumetera Utara, dan Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan sesi terakhir dalam presentasi monitoring dan evaluasi KI. Pada tanggal 26 Oktober 2021 mendatang akan diluncurkan hasil seluruh rangkaian Monev tersebut.
"Dari rangkaian Monev tersebut kami telah menerima banyak sekali capaian. Baik dari sisi elementer termasuk juga dengan inovasi dan kalorasi. Jadi dalam presentasi disesi kali ini kita akan fokus pada 2 aspek yakni inovasi layanan informasi dan kolaborasi yang telah dilakukan," jelas Cecep.
Diinformasikan KI Pusat, pihaknya telah melakukan kegiatan Monev setiap tahunnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021 yang akan diselenggarakan pada 26 Oktober 2021.
Selain itu, aplikasi Mata UMKM juga diluncurkan untuk membangun database pelaku usaha, agar Provinsi Riau memiliki data pelaku usaha secara valid dan akuntabel.
"Program ini bersinergi dengan BPUM melalui APBN. Provinsi Riau merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang memberikan bantuan dana kepada UMKM sebesar Rp 1,2 juta dari APBD Provinsi Riau. Diberikan kepada 20.833 UMKM. Serta verifikasi datanya dilakukan melalui aplikasi Mata UMKM," jelasnya dilansir mcr.
Tidak hanya itu, melalui Dinas Kominfotik provinsi Riau, inovasi lainnya yang dilakukan pemerintah yakni Podcast Pemerintah Provinsi Riau, Media Center Riau, Adopsi Pohon, PPID, Riau Mendengar dan Kelas Kominfo.
Selanjutnya, Website corona.riau.go.id, Rumah Data, e-keuangan.bpkad.riau.go.id, Riau Investmen Canal (RIC), serta Pelayanan Digital Pusat Pembelajaran Keluarga (Padi Puspaga).(*)
.png)

Berita Lainnya
Kadin Riau Bantu Puluhan Tabung Oksigen untuk RSUD Puri Husada Tembilahan
2 Hari Terkahir Nihil Hotspot
Tingkatkan Herd Immunity, TVM Sat Lantas Polres Inhil Sasar Pasar dan Permukiman Warga
Wakil Bupati Pelalawan Terima EFT Award 2025 Dalam Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis VI
Komisi I DPRD Provinsi Riau Melakukan Kunjungan Insidentil ke Kecamatan Dumai Selatan
Perda Pajak dan Retribusi di Kota Pekanbaru Akan Jadi Satu Regulasi
Hakim Bebaskan Kepala BPKAD, Kejari Kuansing Akan Terbitkan Sprindik Baru
Demi Berdirinya RSUD di Pulau Rupat, Warga Hibahkan Tanah Pribadi 2 Hektare
Rumah Warga di Ukui Satu Terbakar Saat Ditinggal Pemilik, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Hasil Rapid Test 186 TKI di Bengkalis Negatif
Bahas Program Kerja 2023, KONI Inhil Gelar Raker
Sekolah di Kawasan TNTN Dilarang Terima Anak Didik Baru, Pemprov Riau Telah Solusi untuk Siswa Lama