Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Andika Perkasa Tolak Sistem Orba: Saya Tak Ingin TNI Ambil Sektor Lembaga Lain
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengaku tak ingin militer mengambil tugas lembaga atau kementerian lain seperti yang lazim berlaku pada masa pemerintahan Orde Baru. Dia ingin tetap berpegang pada perundangan.
Hal itu disampaikan Andika saat membuka penyampaian visi misinya dalam uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Sabtu (6/11/2021).
"Bagaimana mengembalikan tugas, yang kita lakukan ini dengan bener-bener berpegang peraturan perundangan. Jangan kelebihan. Dan harapan saya juga tidak akan mengambil sektor kementerian atau lembaga lain," kata dia seperti dikutip dari CNN Indonesia.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Andika ingin militer menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang TNI. Dia juga mengeluh, meski tugas TNI telah diatur undang-undang, implementasinya memiliki banyak kelemahan.
"Tugas yang kami laksanakan selama ini sudah diatur UU, detailnya implementasinya banyak kelemahan. Itu yang menjadi prioritas utama saya," kata dia.
Mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini juga sedikitnya menyampaikan delapan fokus dalam visinya memperbaiki TNI.
Selain berkeinginan agar TNI menjalankan tugas sesuai UU, dia juga menyorot sejumlah hal, seperti operasi perbatasan, siber, peningkatan peran intelijen, hingga diplomasi militer.
Andika, misalnya, mengungkapkan keinginan agar matra TNI kini bisa lebih serius dengan siber. Menurut dia, dunia siber adalah sesuatu yang tidak bisa ditolak dan harus dipelajari.
Selain itu, eks Kepala Dinas Penerangan TNI AD ini juga ingin agar kesatuan antar-matra TNI selalu ditingkatkan agar saling mengetahui kelebihan maupun kekurangan satu sama lain. Menurut dia, kesatuan antar-matra, apalagi dalam operasi bersama adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.
Andika menjalani fit and proper test di Komisi I DPR sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun hingga akhir November mendatang. Andika rencananya akan dilantik pada Senin (8/11) jika lulus dalam tes tersebut.
Sebelumnya, sejumlah kementerian/lembaga mengambil sejumlah perwira TNI untuk menjadi penjabat sejumlah posisi penting, misalnya Direktur Jenderal hingga Staf Khusus, atau pun program tertentu seperti Food Estate yang ditangani Kementerian Pertahanan.
Masyarakat sipil mengkritisinya sebagai kembalinya militer ke ranah sipil seperti era Orde Baru. (*)
.png)

Berita Lainnya
HUT ke-75, HMI Inhil Gelar Donor Darah
Perlunya PPKM Darurat untuk Tekan Kasus Covid-19
Jadi Irup Bendera Senin, Wadan Yonif 132/BS Salo Bacakan Amanat Danrem 031/WB Pekanbaru
Diduga Arus Pendek, Rumah Semi Permanen di Tembilahan Ludes Terbakar
Pantau Kesiapan Penangkaran Hewan Liar Sementara, Bupati Inhil Sambangi Kantor Damkar
DPKP Pekanbaru Kerahkan 12 Unit Mobil Pemadam Kebakaran Jinakkan Api di MPP Pekanbaru
Buaya di Sungai Ara Kempas Berhasil Dievakuasi Dinas PKP Inhil
Libur Natal dan Tahun Baru di Bawah Bayang Penyebaran Omicron
Buaya dan Ular Hasil Evakuasi DPKP Inhil Diserahkan ke BKSDA Riau
Kebakaran di Kempas Diduga Karena Arus Pendek Listrik
Lagi, Inhil Kembali Ditimpa Musibah Kebakaran
Ketua DPC PKB Inhu Dodi Irawan Diundang Panitia HPN Baca Puisi