Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
3 PR yang Harus Dibenahi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Usai FIFA Matchday
JAKARTA (INDOVIZKA) - Timnas Indonesia meraih hasil positif pada dua laga FIFA Matchday yang digelar pada akhir Januari 2022. Meski begitu, masih ada beberapa poin yang perlu ditingkatkan lagi oleh pelatih Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Timor Leste pada dua pertandingan FIFA Matchday yang digelar 27 dan 30 Januari 2022. Timnas Merah Putih menang 4-1 pada laga perdana dan 3-0 pada laga kedua.
Permainan Timnas Indonesia memang lebih baik pada laga kedua. Padahal, ketika itu kekuatan Timnas Garuda tak maksimal karena adanya tujuh pemain yang terkonfirmasi positif COVID-19.
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
Mengalahkan Timor Leste dalam dua pertandingan tentu tak sepenuhnya patut dibanggakan. Timnas Indonesia terlihat tak menemukan tantangan berarti dalam dua laga tersebut.
Namun, kedua hasil pertandingan itu bisa jadi modal berharga untuk menatap event selanjutnya. Pelatih Shin Tae-yong masih punya waktu untuk melakukan pembenahan agar permainan Timnas Indonesia sesuai dengan yang diharapkan.
Bola.com mencatat, masih ada poin yang perlu ditingkatkan pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Berikut ini tiga pekerjaan rumah Shin Tae-yong usai FIFA Matchday di Timnas Indonesia.
Lini Depan Mandul
Kualitas lini depan masih jadi sorotan di Timnas Indonesia pada dua laga FIFA Matchday. Semua gol yang dicetak skuad Merah Putih tak ada yang berasal dari penyerang murni.
Dedik Setiawan yang jadi andalan belum mampu membuktikan ketajamannya di lini depan. Padahal, banyak peluang yang didapat Dedik berasal dari lini kedua.
Shin Tae-yong tentu harus mampu mencari penyerang murni dengan naluri menyerang yang tinggi. Tugas yang tak mudah mengingat minimnya pemain yang memenuhi kriteria tersebut di Indonesia.
Perkukuh Lini Pertahanan
Timnas Indonesia kebobolan sekali dari dua laga FIFA Matchday. Catatan tersebut tentu tak buruk-buruk amat.
Namun, para pemain belakang terlihat masih sering kewalahan dalam mengantisipasi serangan lawan. Terutama serangan yang dikreasikan melalui skema serangan balik.
Selain itu, bek Timnas Indonesia juga gagap saat mengantisipasi umpan-umpan terobosan. Minimnya komunikasi sesama bek sangat terlihat vital dalam kasus ini.
Perbaiki Kualitas Operan
Masalah operan menjadi penyakit vital yang dimiliki Timnas Indonesia. Dalam dua pertandingan yang dimainkan, masih terlihat kualitas operan yang dimiliki skuad Garuda sangat buruk.
Beberapa pemain terlihat gagal mengirimkan bola sehingga dengan mudah dipatahkan lawan. Selain itu, operan-operan yang dihasilkan juga kurang akurat.
Ini menjadi pekerjaan rumah paling berat yang dihadapi pelatih Shin Tae-yong. Soalnya masalah ini terjadi kepada timnas senior yang seharusnya bisa meminimalkan kesalahan semacam itu.
.png)

Berita Lainnya
Kekalahan Beruntun, PSPS Pekanbaru Takluk 2-0 dari Deltras FC di Sidoarjo
PSSI Inhil Gelar Seleksi Atlet Bolakaki di Stadion Beringin
Google rilis aplikasi pendidikan bertajuk Classroom App
Pelatih Futsal Bonsu Hasibuan Meninggal Dunia
Diterpa Krisis Covid-19, Klub-klub Liga Inggris Sepakat Lanjutkan Kompetisi
3 Keputusan Wasit Kontroversial Francois Letexier yang Bikin Timnas Indonesia U-23 Kalah 0-1 dari Guinea U-23, Nomor 1 Beri Shin Tae-yong Kartu Merah!
Rampungkan Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Adik Valentino Rossi Malah Sindir Jorge Lorenzo
Atlet Sepak Takraw Wanita Asal Kepulauan Meranti Wakili Indonesia di SEA Games Kamboja
Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Kebanjiran Dukungan
Peparnas XVI Papua 2021, Hari Ketiga Cabor Renang Kontingen Riau Sumbang 5 Emas
Timnas Putri Indonesia Siap Rebut Angka dari Thailand di Piala Asia Wanita 2022
Asia Talent Cup 2021 di Mandalika Ditunda, Herlian Dandi Matangkan Persiapan