Pilihan
Kisah Pilu Ayah Bawa Jenazah Anak Pakai Motor dari RS karena Tak Cukup Sewa Ambulans
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kisah pilu dialami seorang warga Batulappa, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Warga bernama Asdar (29), itu membawa jenazah bayinya dari Rumah Sakit (RS) Pancaitana, Kabupaten Bone, memakai motor.
Aksi itu terpaksa dilakukan Asdar karena kurang memiliki uang menyewa ambulans sebesar Rp700 ribu. Anak Asdar lahir prematur dan sempat dirawat di RSUD Sinjai sebelum dirujuk ke RS Pancaitana, Kabupaten Bone.
Meski sudah mendapat perawatan di RS Pancaitana, anak Asdar dinyatakan meninggal dunia. Saat itu, Asdar tidak memiliki cukup uang membayar sewa ambulans untuk membawa pulang bayinya dari RS Pancaitana.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Saat itu rumah sakit mematok harga Rp700 ribu, saya hanya memiliki uang Rp600 ribu," kata Asdar.
Karena alasan tersebut, Asdar membawa pulang bayinya dari Kabupaten Bone ke Sinjai yang berjarak sekitar 80 kilometer. Asdar menjelaskan sempat meminta keringanan pada saat itu terkait sewa ambulans.
"Jenazah anak saya harus dikuburkan, karena sudah malam," tutur Asdar.
Gubernur Harap Kejadian Serupa Tak Terulang
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang mendengar kabar tersebut langsung mengirimkan tim ke Kabupaten Sinjai.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengutus tim untuk melayat ke rumah Asdar di Batulappa, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai. Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga Asdar.
"Kami turut berduka cita kepada keluarga bapak Asdar. Kita juga harap kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujarnya.
Ia berharap, seluruh layanan kesehatan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Apalagi pekerjaan di bidang kesehatan adalah pahlawan kemanusian.
"Dinkes Sulsel sudah koordinasi dengan manajemen rumah sakit," ucapnya.
Asdar juga menyampaikan terima kasih kepada Plt Gubernur Sulsel yang telah mengirimkan tim untuk menemui dirinya. "Terima kasih atas rasa empati bapak Andi Sudirman kepada keluarga kami," ucapnya.
.png)

Berita Lainnya
Pengumuman Peserta Kartu Prakerja Gelombang 3 Ditunda, Ini Penjelasannya
PP Bolehkan PNS Pria Poligami, Larang PNS Perempuan Jadi Istri ke- 2
Tim Pansel KPU - Bawaslu Sebut Sudah Ada 740 Pendaftar
Elektabilitas PKB Tiga Besar, Pengamat: Bukti Muhaimin Berhasil
Sejumlah Gubernur Desak Presiden Keluarkan Perppu Omnibus Law
UNM akan Pecat Satpam Rekam Mahasiswi di Kamar Mandi
Penyintas Covid-19 Bisa Divaksinasi, Ini Syaratnya
Ini Alasan Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 6 September
Junimart Girsang Sebut Keputusan Presiden Gratiskan Vaksin Tumbuhkan Optimis Untuk Bangkit
Presiden Gratiskan Vaksin Gratis, DPR: Bukti Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi
Harga Sembako Mulai Naik, Ini Kata Ayat Cahyadi
ANAK NKRI Gelar Aksi 1812 Tuntut Pembebasan Habib Rizieq Hari Ini