Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ternyata di Riau ada 398 Jenis Makanan Tradisional
INDOVIZKA.COM - Ikaboga Provinsi Riau mencatat makanan khas tradisional yang ada di Provinsi Riau sudah terdata sebanyak 398 makan tradisional.
Namun sayangnya sebelum terbentuknya kembali Ikaboga ini Provinsi Riau bahwa Riau tidak tercatat di tingkat internasional karena boga tidak ada di daerah ini, Sementara Riau kaya dengan beragam makanan tradisional.
"Awalnya Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) Indonesia ini ada di tingkat Provinsi Riau jadi memang perkembangan itu juga tidak sampai ke kabupaten kota, hanya beberapa kelompok saja. Kemudian karen rutinitas kita memang aktiv di bidang pengembangan makan daerah sehingga saya kembali mendorong pemerintah Provinsi Riau untuk mengambil organisasi ini ada di Provinsi Riau," ujar Ketua DPD Ikaboga Provinsi Riau Hj. Linawati kepada wartawan di Gedung Daerah, Riau.
Dijelaskannya lagi, alangkah sayangnya daerah ini kaya dengan aneka ragam makanan tradisional tetapi kita tidak tercatat di tingkat internasional.
"Setelah Ikaboga Riau dibentuk, kita berani mengatakan jumlah makanan khas tradisional yang ada di Provinsi Riau per 2014 mencapai 398 jenis," ujarnya.
.png)

Berita Lainnya
Kasat Reskrim dan KBO Dilaporkan ke Polda Riau Diduga Hilangkan BB
Polres Dumai Ungkap Ilegal Loging di Lima Lokasi Penumpukan
NIP Sudah Keluar, Bulan Depan CPNS Pemko Pekanbaru Terima SK
BKD Riau Matangkan Persiapan Ujian PPPK Tahap II, 4.039 Peserta Siap Bertarung
Warning, Kasus Positif Covid-19 di Riau Makin Meningkat
Proyek Jalan Pekan Tua - Pengalihan Hasil DBH Sawit yang Diperjuangkan Abdul Wahid
TAJUK "Data Jaringan Penduduk " Inovasi Kecamatan Reteh Kabupaten Inhil
Kampung Tenun Desa Wisata Bukit Batu Binaan PHR Raih Rekor MURI dan ADWI 2023
Pelantikan Pj Bupati Inhil Dijadwalkan Tanggal 23 November 2023
Bentrok Berdarah di Rohul Dipicu Saling Klaim Lahan 350 Ha, 17 Saksi Diperiksa
Dalam Satu Hari, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus, Sopir Travel Nyambi Jual Sabu
Pj Bupati Kampar Gelar Bukber dengan Syaikh Mohammed Ali Ibrahim Imam Mesir