Pilihan
Akibat Wabah Covid-19
Mulai Hari Ini, Bandara SSK II Pekanbaru Kurangi Jam Operasional
PEKANBARU - Di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 seperti saat ini, jam operasional Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru mengalami penyesuaian.
Hal ini sesuai dengan kebijakan PT Angkasa Pura II, sebagai pihak otoritas pengelola sejumlah bandara yang bernaung dibawahnya.
Karena selain SSK II, ada sekitar 11 bandara lainnya yang juga jam operasionalnya disesuaikan, guna optimalisasi layanan dan mendukung pencegahan penyebaran COVID-19.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Diantaranya Kertajati (Majalengka), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Radin Inten II (Lampung), Supadio (Pontianak), dan Banyuwangi.
Terkait hal ini, dibenarkan oleh Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Yogi Prasetyo.
Sesuai dengan persetujuan dari regulator, dengan diterbitkannya Notice to Airmen (Notam), terkait jam operasional bagi masing-masing bandara, maka waktunya lebih dipersingkat.
Untuk Bandara SSK II, sesuai Notam B0885/20, jam operasional menjadi 06.00 WIB -20.00 WIB, terhitung sejak 10 April 2020.
Pengurangan jam operasional akan berlangsung hingga 30 April 2020.
Sebelumnya, jam operasional Bandara SSK II mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 24.00 WIB.
Diakui Yogi, saat ini jumlah penerbangan baik datang dan berangkat di Bandara SSK II, juga berkurang.
"Data tanggal 10 April 2020, ada 12 (penerbangan) datang, dan 14 berangkat. Total ada 26 movement (pergerakan)," jelasnya, Sabtu pagi dikutip dari tribunpekanbaru.
Sementara itu dari, President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, meski jam operasional dipersingkat, namun bandara-bandara yang dimaksud akan tetap siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus.
“Jam operasional di 12 bandara dipersingkat di tengah pandemi COVID-19, namun demikian PT Angkasa Pura II tetap siaga apabila ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional dan membutuhkan bandara untuk mendarat," tuturnya.
"Kami juga siaga jika ada penerbangan terkait medis dan penerbangan logistik khususnya yang mengangkut sampel infection substance COVID-19," sambung dia.
Selain itu dipaparkan Awaluddin, bandara juga tetap dibuka jika ada pesawat yang terpaksa mendarat di luar jam operasional. Misalnya ada keterlambatan keberangkatan di titik origin, atau hal lainnya.
Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan dipersingkatnya jam operasional dapat menjaga aspek kesehatan traveler dan personel bandara.
“Pada masa penuh tantangan akibat mewabahnya COVID-19 ini yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan traveler serta personel bandara. Kami sudah melakukan penyesuaian pola operasional dan penyesuian jam operasional. Sehingga memungkinkan diterapkannya konsep work from home dan physical distancing bagi personel operasional di bandara," urainya. (*)
.png)

Berita Lainnya
Emak-Emak Diminta Jauhi Pinjol
Tindak Ratusan Jukir Pekanbaru, Banyak Pelanggaran Tak Pakai Atribut
Usai Aksi Demo Mahasiswa, Wabup Kampar Siap Hadir Dialog Terbuka dan Tidak Ada Pengamanan Khusus dari Polres
Bedah Buku Ustaz Abdul Somad, Disdik Pekanbaru Ajak Guru Ikut Berpartisipasi
Henny Sasmita Resmi Dilantik Sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Riau
Sekdaprov Riau Lantik 392 Pejabat Fungsional
Tiga Atlet Cabor Petanque Inhil Raih Medali Emas
Putra Terbaik Inhil jadi Gubernur, LAM Gelar Syukuran Sambut Abdul Wahid
Datangi DPRD Inhil, FKM Balista Ajukan Mediasi 13 Item ke PT THIP Pelangiran
Pengurus DPD II Partai Golkar Rohul Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Zona Merah, Rumah Ibadah di Dua RW di Pekanbaru Ditutup
Kunjugan ke SDN 021 Siak Hulu, Kapolres Kampar Berikan Semangat Petugas Vaksinasi