Pilihan
Hindari PTM, Dinkes Inhil Rutin Lakukan Bulan Deteksi Dini
TEMBILAHAN, (INDOVIZKA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) rutin melaksanakan Bulan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Seperti halnya Kamis (2/6) pagi, Dinkes Inhil mengawali kegiatan dengan Senam Sehat lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan berkala serta edukasi gizi seimbang kepada tenaga kerja ASN maupun non ASN yang ada dilingkungan Pemkab Inhil di Lapangan Kantor Dinas Kesehatan Jalan Gajah Mada, Tembilahan.
Plt Dinkes Budi N Pamungkas melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Devi Natalia mengatakan deteksi dini penyakit tidak menular sangat penting untuk dilakukan.
"Tujuan kita melakukan kegiatan rutin ini untuk mendeteksi faktor resiko penyakit tidak menular, dimana kita tau saat ini PTM merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia maupun dunia, sehingga diperlukan percepatan pencegahan melalui Germas seperti pemeriksaan kesehatan secara berkala, peningkatan aktivitas fisik dan edukasi gizi seimbang," ucap Kabid Kesmas Devi Natalia.
Devi Natalia menambahkan pemeriksaan deteksi dini dilakukan secara berkala dan 1 bulan sekali untuk yang sudah diketahui penyakitnya.
"Untuk itu, deteksi dini PTM ini harus dilakukan secara berkala, yaitu 3 tahun sekali untuk deteksi dini kanker dan minimal setahun sekali untuk PTM lainnya adapun 6 bulan sekali dan setiap bulan untuk yang sudah diketahui penyakitnya," tambahnya
Lebih lanjut dikatakan sasaran pemeriksaan rutin adalah masyarakat yang berusia di atas 15 tahun.
"Pemeriksaan rutin dengan sasaran masyarakat umum yang berusia 15 tahun ke atas, baik itu ASN, pekerja formal dan informal, untuk deteksi dini penyakit tidak menular(PTM) dilakukan 1 tahun sekali di Puskesmas, Puskesmas pembantu, Posyandu, Posbindu PTM dan Fasilitas kesehatan lainnya serta institusi tempat kerja seperti yang kami lakukan saat ini," ujarnya.
Terakhir ia mengharapkan untuk penderita diabetes melitus melakukan deteksi dini komplikasi.
"Saya berpesan kepada masyarakat yang menderita Diabetes Melitus lakukanlah deteksi dini komplikasi melalui pemeriksaan Elektrokardiografi, profil kolesterol darah dan pemeriksaan HBA1C," tuturnya.
.png)

Berita Lainnya
China Beri Izin Edar Obat Covid-19 di Tengah Merebaknya Varian Omicron
Apa Perbedaan Pilek atau Kena Covid-19? Ini 5 Tandanya
Hari ini Riau Bertambah 299 Positif Corona, Total 5.287 Kasus
Seorang Pegawai Pertamina di Kepri Positif Covid-19
Tes PCR atau Antigen Jadi Syarat Perjalanan, Epidemiolog UGM: Langkah Sia-sia
Tiga Warga Dinyatakan Positif, Inhil Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19
Kasus Covid-19 di Riau Melonjak, Ini Penyebabnya
Kemenkes Tegaskan Varian Omicron Belum Masuk Indonesia
Minum Air Rebusan Daun Singkong Bisa Bantu Diet hingga Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Dinkes Inhil Raih Penghargaan Peringkat 1 Capaian Vaksinasi se- Riau
Tes PCR atau Antigen Jadi Syarat Perjalanan, Epidemiolog UGM: Langkah Sia-sia
Dari 100 Pasien Covid-19 Riau yang Meninggal, Terbanyak Punya Penyakit Diabetes