Pilihan
Siap Lakukan Vaksinasi PMK, Gubri: Ada 170 Vaksinator Kami Siapkan
PEKANBARU - Saat ini Penyakit Mulut dan Kuku telah mewabah di Riau. Bahkan enam wilayah ditetapkan zona merah PMK. Untuk mengantisipasi wabah PMK, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan aturan, dalam bentuk
instruksi Permendagri.
Menurut Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar instruksi Permendagri tersebut terkait pergeseran anggaran untuk difokuskan pada penanganan dan antisipasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak.
"Semua daerah harus siap, terutama obat-obatan untuk hewan yang sakit," kata Gubri Syamsuar, Kamis (23/6/2022).
Syamsuar mengatakan, bahwa ke depannya pemerintah pusat menyiapkan vaksinasi, dan pihaknya di Riau siap menunggu.
"Kita juga sudah mempersiapkan tim vaksinasi. Ada 170 vaksinator yang kita siapkan. Yang akan bekerja melakukan vaksinasi kepada hewan di Provinsi Riau," terangnya.
Lebih jauh, Gubernur Syamsuar meminta seluruh kabupaten/kota yang mempunyai posko-posko pengawasan bisa memonitor perkembangan hewan yang ada di daerah masing-masing.
"Kita maksimalkan agar penyembelihan hewan kurban pada tahun ini aman," tukasnya
.png)

Berita Lainnya
UPT PKB Dishub Tutup, Pengusaha Angkutan Bisa Urus KIR Pekan Depan
Hari ini 5 Kabupaten di Riau Penyumbang Titik Api di Sumatera
Tak Kunjung Ditemui Gubri, Demo Buruh PT Padasa Enam Utama Ricuh
Kapolsek Tembilahan Hulu Hadiri Sosialisasi Pengolahan Limbah dan Budidaya Azolla Bersama Mahasiswa KKN UNRI
Karya LKJ Ali Kelana Raja Ali Haji 2024 Mulai Dipublikasikan
Calon Kapolri Non Muslim, FKUB Rohul: Tak Masalah Asalkan Cakap, Profesional, dan Berintegritas
Wagubri SF Hariyanto Serahkan Paket Santunan Ramadhan di Masjid Nurul Ibadah Pekanbaru
Kampanye di Bukit Batu Bengkalis, Abdul Wahid Komit Membuat Jembatan Pakning Bengkalis.
DPRD Pekanbaru Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Awal Tahun
Dimulai Februari, Pemko Pekanbaru Tunjuk 23 SMP Negeri Gelar Pembelajaran Tatap Muka
HUT ke-238 Pekanbaru, Warga Gratis Naik Bus Trans Metro Selama 3 Hari
Dua Bocah di Bangkinang Ditemukan Tewas di Kolam Bekas Galian C