Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Air Kelapa untuk Asam Lambung, Apakah Bisa?
INDOVIZKA.com - Mempunyai penyakit yang berhubungan dengan lambung memang tidak bisa sembarangan menanganinya. Penyakit yang sering dialami oleh banyak orang terkait lambung salah satunya asam lambung.
Di pintu masuk ke bagian perut terdapat katup, cincin otot yang disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES). Biasanya, LES menutup segera setelah makanan melewatinya, tapi jika tidak menutup sepenuhnya atau terlalu sering terbuka, asam yang diproduksi lambung dapat naik ke kerongkongan.
Ini dapat menyebabkan gejala tidak nyaman di dada menyerupai sensasi terbakar atau mulas. Jika gejalanya terjadi lebih dari dua kali seminggu, kemungkinan menderita refluk gastroesofageal (GERD).
Melansir WebMD, penyebab utama penyakit asam lambung adalah kelainan lambung yang disebut hernia hiatus. Ini terjadi ketika bagian atas perut dan LES bergerak di atas diafragma, otot yang memisahkan perut dari dada.
Biasanya, diafragma membantu menjaga asam di perut, tapi adanya hernia hiatus dapat menyebabkan asam naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala penyakit refluks asam.
Lantas, apakah air kelapa bisa dikonsumsi untuk asam lambung?
Air kelapa digemari dan begitu mudah ditemukan di Indonesia. Minuman ini memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan, salah satunya mengatasi asam lambung.
Ketika mengalami diare atau pulih dari penyakit yang berhubungan dengan perut, seperti asam lambung, beberapa gelas air kelapa akan membantu menenangkan perut dan membantu kembali pulih lebih cepat.
Air kelapa memiliki konsentrasi mineral yang lebih baik dibandingkan jus buah. Air kelapa lebih rendah kalori dan memiliki gula jauh lebih sedikit daripada beberapa jus buah.
Selain itu, manfaat air kelapa membantu meningkatkan metabolisme tubuh, bahkan sifat antivirus dan anti bakteri yang dimilikinya bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Situs Providence menuliskan bahwa air kelapa mengandung elektrolit yang bermanfaat meningkatkan keseimbangan pH dan membantu mengontrol refluks asam.
Untuk mengurangi asam lambung, dilakukan dengan menjauhi makanan yang bisa memicu gejala seperti kafein, minuman bersoda, coklat, bawang bombay, jeruk, tomak, dan makanan tinggi lemak.
air kelapa mengandung tanin yang bermanfaat meredakan peradangan dalam lambung, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung tinggi.
Sebagai upaya mengurangi frekuensi terjadinya asam lambung, para penderitanya cukup minum satu buah air kelapa secara rutin selama dua minggu.
.png)

Berita Lainnya
Jadi Fokus Utama, Dinkes Inhil Sediakan Beberapa Layanan Kesehatan Ibu Hamil
Bertambah Lagi, Dua Orang Warga Inhil Dinyatakan Positif Covid-19
Syarat Penerbangan Terbaru, Naik Pesawat Tak Wajib Tes PCR Lagi
RSUD Mandau Patok Rp400 Ribu untuk Rapid Test Covid-19
5 Kebiasaan Pagi Hari Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
3.809 Orang di Riau Terinfeksi AIDS
Tips Menjaga Kesehatan Lambung saat Puasa
Dinkes Inhil Berikan Tips Atasi Nyeri Tubuh Pada Ibu Hamil
Dari 100 Pasien Covid-19 Riau yang Meninggal, Terbanyak Punya Penyakit Diabetes
Prevalensi Stunting di Desa Catur Karya Tunjukkan Fluktuasi
Cegah Virus Corona Masuk, Diskes Inhil Periksa Penumpang di Pelabuhan
Ini Penjelasan WHO Soal Hepatitis Akut Misterius