Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Rakor Gubernur se-Sumatera, Gubri Minta Pusat Pertimbangkan Rencana Hapus Honorer
PEKANBARU - Dalam Rakor Gubernur se-Sumatera di Pekanbaru yang dihadiri Wamendagri RI, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengharapkan rencana penghapusan tenaga honorer atau non ASN dapat dipertimbangkan ulang.
Syamsuar mengatakan, aspirasi ini merupakan aspirasi besar dari seluruh Gubernur di Indonesia khususnya di Sumatera. Karena belum semua pekerjaan di pemerintah atau bidang lainnya itu bisa terpenuhi oleh pegawai. Khusunya guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian.
"Jadi kami mohon Pak Wamendagri, rencana tahun depan tenaga honorer akan dihentikan mohon dipertimbangkan. Pak Wamendagri juga paham ini karena Pak Wamendagri juga pernah jadi kepala daerah," kata Syamsuar dilansir mcr, Kamis (3/6/2022).
Syamsuar menuturkan, rasanya belum bisa di Indonesia ini honorer dihapuskan. Karena di daerah masih banyak pekerjaan yang terbantu dengan kehadiran honorer, apalagi tenaga ASN maupun PPPK juga masih sangat kurang.
Diterangkannya, rencana pemerintah pusat meniadakan pegawai non ASN di seluruh Indonesia juga perlu menjadi perhatian serius kepala daerah se Sumatera. "Isu yang perlu diperhatikan berikutnya adalah pegawai non ASN ini juga perlu menjadi perhatian," ungkapnya.
Ia menyebutkan, Pemprov Riau saat ini memiliki sekitar 19 ribu pegawai non ASN belum termasuk di kabupaten/kota se-Riau, sehingga perlu upaya memberikan prioritas untuk bisa menjadi CPNS/PPPK atau kebijakan lainnya agar dampak yang akan ditimbulkan dapat diminimalisir.
"Kita harap rencana pemerintah pusat penghapusan honorer dapat menjadi perhatian serius," pungkasnya.(*)
.png)

Berita Lainnya
Eva Yuliana Sebut Uang Rp480 Juta yang Masuk ke Rekeningnya Hasil Usaha Keluarga
Polisi akan Bongkar Tembok Penghalang Jalan di Marpoyan Damai Pekanbaru
Pedagang Kotabaru Minta Fermadani Bangun Lokasi Pasar Ikan dan Sayur
Senam Sehat dan GJS akan Semarakkan HPN 2023 dan HUT PWI ke-77 Tingkat Provinsi Riau
Terlibat Korupsi, Oknum Bendahara Desa di Pelalawan Ditahan Jaksa
PT KIG dan PT Pelindo 1 Menandatangani Perjanjian KSO Pengoperasian Pelabuhan Parit 21 Tembilahan
Eks Legislator Rosi Atali Dicecar 21 Pertanyaan, Musliadi 22 Pertanyaan
Dalam Proses, Usulan Pj Bupati Inhu Sudah di Meja Dirjen Otda
Gelar Sosialisasi Pencegahan Banjir dan Karhutla, Desa Sialang Panjang Berupaya Pertahankan Nol Hotspot
Status Siaga Darurat Bencana Non Alam di Inhil Diperpanjang
Pencak Silat PSHT Cabang Inhil Turut Semarakkan Pawai Takbir 1444 H
BPS RI dan Kepala Daerah se-Riau Mantapkan Komitmen Satu Data Indonesia