Pilihan
KPU Tetapkan Jumlah Kabupaten/Kota untuk Syarat Parpol Lolos ke Pemilu 2024
JAKARTA - KPU memutuskan Keputusan Nomor 194 Tahun 2022. Keputusan ini untuk menghitung persentase jumlah kabupaten/kota agar parpol bisa lolos ke Pemilu 2024. Bagi yang ingin lolos, partai harus memenuhi 75 persen pengurus di kabupaten/kota di Indonesia.
Keputusan KPU itu adalah Keputusan Nomor 194 Tahun 2022 tentang Penetapan Jumlah Kabupaten/Kota dan Kecamatan serta Jumlah Penduduk Kabupaten/Kota di Setiap Provinsi sebagai Pemenuhan Persyaratan Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik.
"Keputusan ini untuk menghitung pengurus parpol di semua provinsi, pengurus parpol pada 75 persen kabupaten/kota di semua provinsi, pengurus parpol 50 persen kecamatan pada 75 persen kabupaten/kota dan jumlah anggota 1.000 atau 1/1.000 pada 75 persen kabupaten/kota pada semua provinsi," kata Ketua KPU RI Hasyim Asyari kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).
Dari jumlah itu, KPU menetapkan 34 provinsi, tanpa menghitung provinsi baru. Paling banyak diduduki Jawa Timur dengan 38 kabupaten/kota, lalu disusul Jawa Tengah dengan 35 kabupaten/kota. Dan tempat ketiga Sumatera Utara sebanyak 33 kabupaten/kota.
Adapun 6 provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu:
1. Jawa Barat sebanyak 47.586.943
2. Jawa Timur sebanyak 40.995.515
3. Jawa Tengah sebanyak 37.227.604
4. Sumatera Utara sebanyak 15.180.796
5. Banten sebanyak 11.788.728
6. DKI Jakarta sebanyak 11.246.067
.png)

Berita Lainnya
PDIP Minta Kepala Daerah Terpilih yang Diusung Fokus Pemulihan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Dani M Nursalam Miliki Bakat Politik dari Lahir, Berikut Perjalanan Karirnya
PAN Tolak Revisi UU Pemilu, Zulkifli Hasan: Belum Saatnya
Website Pilkada2020.KPU.go.id Error
PKB Inhil Perkuat Kader Hingga ke Akar Rumput
Pendiri Partai Demokrat Pasti Lengserkan AHY di Awal Maret Ini
UU Pemilu Batal Direvisi, Demokrat Sebut Penyebabnya Adalah Sistem Demokrasi
Pengurus PKB Reteh Lakukan Kunjungan ke Kantor Bawaslu Reteh
DPC PKB Inhil Siap Sukseskan Pemilu 2024
Hasil Rakernas 2021, PKS Komit Jadikan Partainya Pelayan dan Pembela Rakyat
Wasekjen Demokrat Minta Moeldoko Kesatria Mundur dari KSP
Ketua BM PAN Pekanbaru Bela Irvan Herman