Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PT. SAGM di Inhil Ternyata Tak Miliki HGU
INDOVIZKA.COM- PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM) yang berdiri di Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir ternyata tidak mengantongi izin Hak Guna Usaha (HGU) sejak berdiri.
Hal ini terungkap saat Darma Patria, yang mengatasnamakan Humas perusahaan untuk wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mengakui pihak PT Setia Agrindo Mandiri (SAGM) tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
Pernyataan Darma ini dilontarkan saat wawancara dengan awak media, usai hearing di kantor DPRD Inhil, Senin (11/10/2022) siang. Awak media meminta klarifikasi atas munculnya isu bahwa PT. SAGM tersebut tidak mengantongi izin HGU. Pernyataan tersebut dikatakan oleh wakil ketua II DPRD Inhil, Edi Gunawan.
"Memang benar (tidak memiliki HGU,) tapi kami memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP), dasar membuat HGU adalah IUP. Jadi kami membuat kebun itu adalah berdasarkan IUP. IUP yang ada ini sekitar 5.000 an hektar lah," katanya.
Ia mengatakan darimana dasar HGU jika tidak ada IUP. "Kami juga tetap bayar pajak kok," paparnya.
Sementara salah satu petani di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, meminta agar Darma Patria tidak di undang kembali saat hearing penyelesaian masalah dengan pihak perusahaan.
"Dia ini sering kali di undang musyawarah di desa, tapi tidak bisa menyelesaikan masalah, janji dan bahasanya hanya nanti disampaikan ke pihak management perusahaan, itu saja, tidak ada kelanjutannya. Saya minta Darma tidak usah di undang lagi lah, karena tidak bisa mengambil keputusan," kata warga Kuala Sebatu tersebut.
Darma mengungkapkan undangan hearing dari DPRD Inhil telah disampaikan, namun dirinya lah yang diminta untuk hadir.
"Undangan hearing ini sudah saya sampaikan ke pihak management, jadi saya ditunjuk dan ditugaskan untuk menghadiri hearing di DPRD Inhil ini, tapi selesai kan. Hasilnya DPRD bersama pemda tadi sudah jelas, akan membentuk tim investigasi di lapangan, ya tunggu saja hasilnya," ungkap Darma.
Disinggung kewajiban perusahaan mengalokasikan 20 persen dari luas lahan yang dimiliki untuk kebun masyarakat, Darma menyebutkan telah diberikan kepada pihak koperasi Sawita.
"Sawita, lebih dari 20 persen (lahan diberikan pihak perusahaan,) 2022 ini sudah kami berikan," katanya.
Mengenai siapa "oknum" yang menerima alokasi 20 persen lahan tersebut, Darma enggan memberikan komentar lebih rinci.
"Saya no komen untuk itu. Pembahasannya tentang banjir aja loh ya," tutur Darma, sembari menyatakan Ia akan pulang ke Pekanbaru dan waktu kesempatan wawancara tinggal sedikit lagi.
Darma juga mengakui PT. SAGM tidak memiliki Kanal Gajah untuk pembuangan debit kelebihan air di lahan mereka.
"Kami tidak punya kanal sendiri, jadi tetap level air yang kami pertahankan (60-80 centimeter) untuk menjaga kebutuhan untuk air perkebunan," paparnya.
Mengenai penutupan tanggul perusahaan ke lahan masyarakat, hingga tim investigasi diturunkan ke lokasi, Darma mengatakan akan menyampaikan ke pihak Management perusahaan.
"Hasil hearing hari ini saya menyampaikan wakil untuk menyampaikan ke management dan apa arahan dari management," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Pengajuan Perubahan Data Kependudukan Dilakukan Bertahap
BEM UIR Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Potensi Kemarau Panjang 2026
Cair Rp5,8 Miliar, 24 OPD Pemprov Riau Terima TPP
Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Siswanto SH MH Pamit, Dr. Eka Nugraha Resmi Jabat Kejari
Tahun Ajaran Baru, Ribuan Guru Belum Disuntik Vaksin Covid-19
Tertangkap Tangan Mencuri Celana Dalam Wanita, Pria Ini Dihajar Massa
Sepakat Tolak LGBT, MUI Riau Bersama Gubri Akan Sosialisasikan Bahaya LGBT Dimana Saja
6 Tokoh Masyarakat Inhil Terima Gemilang Award 2021
Teridentifikasi, Jenazah Putri Penumpang Sriwijaya SJ-18 Diterbangkan ke Pekanbaru Besok
PJ Bupati Inhil; Momen Ramadhan untuk Membangun Kebersamaan
Bupati Kasmarni Sampaikan LKPJ 2024 kepada DPRD Kabupaten Bengkalis
44 Warga Tambusai Utara Terpapar Covid-19, Namun Satgas Masih Temukan Kerumunan Tak Pakai Masker