Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pemkab Inhil Bersama PT SAGM Laksanakan Rapat Kesepakatan Penanganan Banjir, Berikut Hasilnya
INDOVIZKA.COM,- Dalam rangka mengatasi permasalahan banjir di Desa Kuala Sebatu, Pemerintah Daera Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Instansi terkait telah melaksanakan rapat bersama PT Setia Agrindo Mandiri (SAGM) di Lantai 5 Kantor Bupati Inhil, Kamis (20/10).
Berita acara kesepakatan bersama
pengambilan langkah percepatan dalam rangka mengatasi permasalahan banjir, sebagai berikut :
* Merasa prihatin dan berempati terhadap kondisi masyarakat dan lahan pertanian milik masyarakat Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka yang terdampak banjir.
* Bersepakat untuk mempertahankan lahan pertanian seluas lebih-kurang 3.500 Ha (tiga ribu lima ratus Hektar) yang berada di sekitar sungai Batang Tuaka, khususnya di wilayah Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka demi ketersediaan dan ketahanan pangan.
Adapun langkah-langkah yang diambil dalam mengatasi permasalahan banjir yang terjadi, sebagai berikut:
* Sasaran jangka pendek dalam mengatasi permasalahan banjir yaitu dengan melaksanakan pekerjaan pembersihan sungai Batang Tuaka lebih-kurang 18.800 meter sebagai rincian :
* Sungai Batang Tuaka 8.700 meter (Simpang saluran menuju Pasir Mas – Hulu Sungai Batang Tuaka/ parit minang), – Simpang Parit menuju Desa Pasir Mas 3.950 meter - Simpang Parit Sejanda, - Simpang Parit Sejanda - Hulu Sungai Batang Tuaka/parit minang (4.750 meter)
*Parit sejanda ( 2.200 meter )
*Parit 18 (3.300 meter)
* Parit sejanda dua (3.200 meter)
* Parit sejanda lajar (1.700 meter)
Dengan target utama membersihkan gulma dan/atau tumbuhan lainnya yang menutup dan/atau mengganggu aliran sungai.
Kegiatan ini akan dimulai (sesuai dengan schedule Tim Teknis Lapangan).
* Untuk melaksanakan sasaran jangka pendek sebagaimana dimaksud pada huruf a, maka BWSS III (Balai Wilayah Sungai Sumatera III) Provinsi Riau bersedia menempatkan alat berat berupa excavator jenis amfibi di Desa Kuala Sebatu.
* PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM) bersedia menyediakan biaya operasional (berupa biaya BBM, biaya mobilisasi dan biaya operator) bagi excavator amphibi sebagaimana dimaksud;
* Sasaran Jangka Panjang dalam mengatasi permasalahan banjir yaitu
BWSS III (Balai Wilayah Sungai Sumatera III) Provinsi Riau sesuai dengan kewenangannya akan mengupayakan penanganan banjir.
* PT.Setia Agrindo Mandiri (SAGM) akan berkontribusi dalam hal penanganan banjir yang diharapkan difasilitasi Pemerintah Kecamatan dan/atau Kabupaten.
* Bersepakat untuk menjaga dan mempertahankan suasana aman, tertib dan kondusif demi kelancaran pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam angka 3 (tiga) huruf a yang secara teknis dilakukan secara bersama oleh Camat Batang Tuaka, Kapolsek Kecamatan Batang Tuaka, Danramil Kecamatan Batang Tuaka, Kepala Desa Kuala Sebatu, Kepala Desa Pasir Mas dan Kepala Desa Sialang Panjang, Rukun Warga (RW), dan Rukun Tetangga (RT) Kecamatan Batang Tuaka.
Hal-hal teknis yang mungkin timbul dikemudian hari akibat dari adanya kesepakatan bersama ini, akan diselesaikan secara musyawarah-mufakat dengan mengedepankan asas kekeluargaan yang didasari oleh itikad baik oleh para pihak.
.png)

Berita Lainnya
Puncak Kemarau Landa Riau, Asap Karhutla Menyeberang hingga Malaysia
Banjir di Riau Mulai Surut, Ribuan KK Terdampak dan Fasilitas Umum Rusak
Hotspot di Sumatera Sore ini Membara Capai 401 Titik, Riau di 4 Kabupaten
Titik Panas Masih Membara di Riau, Terbanyak Rohil
Gawat! Riau Dikepung 23 Titik Panas, Terbanyak di Inhil dan Inhu
Warga Pekanbaru Mengeluh Jalan Suka Karya Panam Seperti Kubangan
Terancam Ambruk, Jembatan di Desa Seberang Sanglar Bahayakan Kesalamatan Warga dan Anak Sekolah
Curah Hujan Tinggi, 600 KK di Desa Sialang Panjang Terendam Banjir
Pemprov Riau Terima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP
Kedatangan Presiden Jokowi di Riau Disambut 4 Titik Panas
Riau Siapkan Aplikasi Mata Asap Hadapi Ancaman Karhutla pada Agustus 2021
Jika Terlibat Narkoba, Kakanwil Kemenkumham Riau Ancam Kirim Petugas ke Nusakambangan